Iran Tuntut Israel Dikeluarkan dari PBB

- Wartawan

Minggu, 11 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Iran Ebrahim Raisi mengunjungi makam Jenderal Garda Revolusi Qasem Soleimani, Jumat (5/1/2024).(AFP/Iranian Presidency)

Presiden Iran Ebrahim Raisi mengunjungi makam Jenderal Garda Revolusi Qasem Soleimani, Jumat (5/1/2024).(AFP/Iranian Presidency)

Sumutterkini.com, TEHERANIran memperingati 45 tahun revolusi Islam dalam sebuah upacara pada Minggu (11/2/2024). Presiden Ebrahim Raisi mengutuk Israel atas serangannya di Jalur Gaza Palestina.

Presiden Iran juga menuntut agar Israel dikeluarkan dari PBB. Selain itu, Raisi menuntut agar pengeboman di Gaza harus dihentikan sesegera mungkin.

Dikutip dari AFP, sejak revolusi Iran pada 1979 yang menggulingkan Shah Mohammad Reza Pahlavi yang didukung AS, kekuatan utama Muslim Syiah di kawasan ini sekarang sangat bermusuhan dengan Israel, Amerika Serikat, dan Inggris.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apalagi ketegangan semakin meningkat sejak perang paling berdarah di Gaza meletus pada 7 Oktober 2023 dengan serangan kelompok Hamas terhadap Israel. Serangan Hamas memicu kekerasan antara kelompok militan yang didukung Iran dan pasukan AS.

Pada upacara peringatan itu juga terus disuarakan terkait dukungan terhadap perjuangan Palestina. Di Teheran, Raisi menuduh “entitas Zionis”, istilah Iran untuk Israel, melakukan genosida di Gaza dengan dukungan Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya.

Baca Juga  MotoGP Amerika 2024, Catat Jadwalnya

Para pendukung meneriakkan “Ganyang Amerika Serikat”, “Ganyang Israel” dan “Ganyang Inggris” di alun-alun, tempat rudal-rudal buatan Iran dan perangkat keras militer lainnya dipajang.

Raisi menuntut agar pengeboman di Jalur Gaza harus dihentikan sesegera mungkin dan menyatakan bahwa kematian rezim Zionis telah tiba, dalam pidatonya di hadapan ribuan orang di Lapangan Azadi di Teheran barat. Dia bertanya tentang Israel,

“Bagaimana sebuah rezim yang telah melanggar 400 pernyataan dan resolusi organisasi internasional dapat mematuhi perjanjian PBB? Kami percaya bahwa salah satu langkah penting yang harus diambil adalah pengusiran rezim Zionis dari PBB,” tegas dia.

Di sekitar Azadi Square, rudal balistik Qiam buatan Iran, drone Shahed 136, dan peluncur satelit Simorgh turut dipajang.

Perayaan tersebut dilakukan menjelang pemilihan legislatif pada 1 Maret, atau pemungutan suara nasional pertama sejak gerakan protes besar-besaran mengguncang Iran pasca kematian Mahsa Amini pada 16 September 2022.

Amini (22), meninggal setelah ditangkap karena diduga melanggar aturan berpakaian ketat bagi perempuan di Republik Islam itu. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

Bantu Evakuasi Warga Gaza, Prabowo Sebut Diperintah Jokowi
Iran Buka Pendaftaran Capres Usai Wafatnya Raisi, Berikut Syaratnya
Pasca Didata UNHCR, Ternyata Sebanyak 62 Pengungsi Rohingya Masuk ke Langkat
Serangan Israel di kamp pengungsi Rafah, Lebih dari 30 Orang Dilaporkan Tewas
Ditembak Tank-nya Sendiri di Gaza Utara, 5 Tentara Israel Tewas
Polda Sumut Diperkenalkan Teknologi SAR Penyelamatan Wisatawan dari Polisi Pariwisata Kanada
Polisi Pariwisata Polda Sumut kembali Kunjungi Royal Canadian Mounted Police
Israel Serang Lebanon, Hezbollah Balas Luncurkan Puluhan Roket

Berita Terkait

Sabtu, 1 Juni 2024 - 20:27 WIB

Bantu Evakuasi Warga Gaza, Prabowo Sebut Diperintah Jokowi

Jumat, 31 Mei 2024 - 19:35 WIB

Iran Buka Pendaftaran Capres Usai Wafatnya Raisi, Berikut Syaratnya

Selasa, 28 Mei 2024 - 19:36 WIB

Pasca Didata UNHCR, Ternyata Sebanyak 62 Pengungsi Rohingya Masuk ke Langkat

Senin, 27 Mei 2024 - 11:11 WIB

Serangan Israel di kamp pengungsi Rafah, Lebih dari 30 Orang Dilaporkan Tewas

Kamis, 16 Mei 2024 - 22:52 WIB

Ditembak Tank-nya Sendiri di Gaza Utara, 5 Tentara Israel Tewas

Kamis, 9 Mei 2024 - 17:11 WIB

Polda Sumut Diperkenalkan Teknologi SAR Penyelamatan Wisatawan dari Polisi Pariwisata Kanada

Rabu, 8 Mei 2024 - 18:05 WIB

Polisi Pariwisata Polda Sumut kembali Kunjungi Royal Canadian Mounted Police

Minggu, 5 Mei 2024 - 22:25 WIB

Israel Serang Lebanon, Hezbollah Balas Luncurkan Puluhan Roket

Berita Terbaru