Ini Tampang Tersangka Sodomi Dua Bocah di Rumdis Wakil Bupati Langkat

- Wartawan

Rabu, 24 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Langkat, AKBP Faisal Rahmat Husein Simatupang, di dampingi Kasat Narkoba, AKP Hardiyanto, dan Kasat Reskrim, AKP Dedi Mirza, saat menggelar press release di Polres Langkat, Rabu (24/1/2024).

Kapolres Langkat, AKBP Faisal Rahmat Husein Simatupang, di dampingi Kasat Narkoba, AKP Hardiyanto, dan Kasat Reskrim, AKP Dedi Mirza, saat menggelar press release di Polres Langkat, Rabu (24/1/2024).

Sumutterkini.com, LANGKAT – Ini lah wajah tersangka ZS (33) yang menyodomi dua orang bocah di Rumah Dinas (Rumdis) Wakil Bupati Langkat, yang berada di Jalan Proklamasi, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Amatan wartawan, tampak ZS mengenakan baju tahanan berwarna orange saat mengikuti press release di Polres Langkat, Rabu (24/1/2024).

Ia pun beberapa kali menunduk saat berjalan menuju lokasi press release.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Beberapa hari yang lalu, Sat Reskrim telah berhasil menangkap satu orang tersangka kekerasan seksual terhadap anak yang sempat viral,” ujar Kapolres Langkat, AKBP Faisal Rahmat Husein Simatupang.

Lanjut Faisal, kekerasan seksual terhadap anak ini terjadi pada Jumat (1/12/2023) sekitar pukul 01.00 WIB dinihari, yang terjadi di Rumah Dinas Wakil Bupati Langkat, yang berada di Jalan Proklamasi, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat.

“Kita telah menetapkan satu orang tersangka inisial ZS. Di mana sebelumnya ZS ini, telah melakukan dua kali pencabulan terhadap anak. Yang pertama tersangka mencabuli korban dengan inisial S, dimana S ini masih di bawah umur sekitar 14 tahun yang terjadi sekitar bulan Februari 2023,” ujar Faisal.

“Dimana ZS mencabuli S dirumah tersangka. Dan kemarin yang viral korbannya berinisial D yang juga masih di bawah umur berusia 13 tahun,” sambungnya.

Tersangka ZS saat mengeksekusi kedua korbannya terjadi di waktu yang sama, yaitu pada, Jumat (1/12/2023).

Di mana tersangka membawa korban S dan D ke Rumah Dinas Wakil Bupati Langkat.

Kemudian tersangka memaksa korban, melakukan hal-hal yang tidak patut, sebagaimana yang kemudian viral di media sosial.

Baca Juga  Dedi Mulyadi : Tidak Masalah Capres Saya Dipilih "Orang Bodoh", tapi Mereka Tidak "Dibodohi"

“Korban juga diancam tersangka untuk melakukan perbuatan itu, apabila korban tidak meng-iyakan apa yang disuruh oleh tersangka, maka tersangka mengancam korban dengan video yang telah dibuat tersangka,” ujar Faisal.

Lanjut Faisal, sesuai laporan yang dibuat oleh orangtua korban ke Polres Langkat, maka pada tanggal 21 Januari 2024, tersangka berhasil amankan disalahsatu rumah kontrakan yang berada di Yogyakarta.

“Kita juga bekerjasama dengan Tim Krimsus Polda Yogyakarta dan Polresta Yogyakarta, dan berhasil menangkap tersangka di rumah kontrakan itu,” ujar Faisal.

Sedangkan itu, dari tersangka personel menyita beberapa barang bukti, satu buah flashidisk, celana jeans yang dipakai korban pada saat dilecehkan oleh tersangka dan satu ikat pinggang.

Sementara itu, Faisal tak menjelaskan pasal yang disangkakan dan terancam berapa lama kurungan penjara terhadap tersangka.

“Soal ancaman penjara itu tergantung hakim ya,” ujar Faisal.

Usai memaparkan tersangka sodomi, Faisal melanjutkan press release pengungkapan 22 kasus pencurian, satu kasus curas dengan satu orang tersangka, ada 14 pencurian dengan pemberatan (curat) dengan 20 orang tersangka, ada empat kasus curanmor dengan empat tersangka, dan ada tiga pencurian ternak dengan lima orang tersangka.

“Selain itu Sat Reskrim Polres Langkat bekerjasama dengan Unit Reskrim Polsek Hinai, berhasil melakukan penangkapan Dua orang tersangka yang membawa senjata tajam, di mana kedua tersangka merupakan salahsatu dari anggota geng motor,” ujar Faisal.

Dan terakhir, Faisal menambahkan, Sat Res Narkoba Polres Langkat telah melakukan pengungkapan terhadap peredaran narkoba, dan berhasil mengamankan 30,7 Kg daun ganja kering dengan tiga orang tersangka. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

Komestik Diduga Palsu Beredar di Kota Binjai, Ini Respon Polisi
Diduga Oknum ASN Disperindag Langkat Hingga Pedagang Jual Beli Lapak di Pasar Tradisional Tanjung Pura
Pemkab Langkat Diduga tak Becus Tangani Relokasi Pasar Tradisional Tanjung Pura
Kejari Binjai Wanti-wanti KPU dan Bawaslu Kota Binjai Gunakan Dana Hibah Jelang Pilkada
Berobat Hanya Pakai KTP, Pemko Binjai Luncurkan Program Cakupan Layanan Kesehatan Menyeluruh Kota Binjai
ASN di Kota Binjai Curi Sepeda Motor Lurah, Ini Respon Pemko Binjai
BNNK Langkat Diduga Tangkap Lepas 2 Pengedar Narkoba di Tanjung Pura, Usai Serahkan Uang Ratusan Juta
Ratusan Nelayan Penerima Bansos PID di Langkat Tandatangannya Diduga Dipalsukan

Berita Terkait

Jumat, 19 Juli 2024 - 22:35 WIB

Komestik Diduga Palsu Beredar di Kota Binjai, Ini Respon Polisi

Jumat, 19 Juli 2024 - 22:30 WIB

Diduga Oknum ASN Disperindag Langkat Hingga Pedagang Jual Beli Lapak di Pasar Tradisional Tanjung Pura

Kamis, 18 Juli 2024 - 22:13 WIB

Pemkab Langkat Diduga tak Becus Tangani Relokasi Pasar Tradisional Tanjung Pura

Kamis, 18 Juli 2024 - 21:57 WIB

Kejari Binjai Wanti-wanti KPU dan Bawaslu Kota Binjai Gunakan Dana Hibah Jelang Pilkada

Kamis, 18 Juli 2024 - 21:38 WIB

Berobat Hanya Pakai KTP, Pemko Binjai Luncurkan Program Cakupan Layanan Kesehatan Menyeluruh Kota Binjai

Kamis, 18 Juli 2024 - 21:29 WIB

ASN di Kota Binjai Curi Sepeda Motor Lurah, Ini Respon Pemko Binjai

Kamis, 18 Juli 2024 - 21:24 WIB

BNNK Langkat Diduga Tangkap Lepas 2 Pengedar Narkoba di Tanjung Pura, Usai Serahkan Uang Ratusan Juta

Kamis, 18 Juli 2024 - 13:08 WIB

Ratusan Nelayan Penerima Bansos PID di Langkat Tandatangannya Diduga Dipalsukan

Berita Terbaru