Guru Honorer SMK di Prabumulih Cabuli Murid, Bermodus Ajak Makan Mi Ayam

- Wartawan

Kamis, 25 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pencabulan.

Ilustrasi pencabulan.

Sumutterkini.com, SUMSELPolisi menangkap WI (25) seorang guru honorer salah satu sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, yang mencabuli seorang siswi berusia 16 tahun.

S kini mendekam di sel tahanan Polres Prabumulih usai ditangkap pada Rabu (24/1/2024) kemarin. Kepala Kepolisian Resor Prabumulih AKBP Endro Wibowo mengatakan, kejadian itu berlangsung pada Senin (15/1/2024).

Mulanya, korban hendak mengeluarkan sepeda motornya di parkiran karena sudah masuk jam pulang sekolah. Setelah sepeda motornya terjepit, korban pun meminta pertolongan pelaku WI untuk membantu mengeluarkan motor tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah sepeda motor korban dikeluarkan, pelaku lalu mengajak korban untuk makan mie ayam, korban menurut karena itu adalah gurunya,” kata Endro, Kamis (25/1/2024) dikutip dari Kompas.com.

Tanpa rasa curiga, korban dan WI pergi menuju ke tempat makan mie ayam dengan menggunakan sepeda motor masing-masing.

Baca Juga  PFI Medan Resmi Memiliki Rumah Subsidi Nol DP, Disambut Antusias Anggota

Usai makan, WI membujuk korban untuk meninggalkan sepeda motornya tersebut di warung untuk jalan-jalan. Korban pun pergi bersama WI dengan menggunakan sepeda motor pelaku.

“Setelah di jalan sepi, pelaku ini mencabuli korban. Kemudian ia merayu membawa korban ke rumah kontrakannya,” ujar Endro.

Permintaan itu kemudian ditolak mentah-mentah oleh korban. Ia pun memberontak dan minta diantarkan kembali ke warung mie ayam untuk mengambil sepeda motornya.

WI yang ketakutan kemudian mengantarkan korbannya pulang. Korban kemudian mengadukan peristiwa yang dialami ke orangtuanya.

“Orangtua korban kemudian melapor, sehingga kami langsung melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku tanpa perlawanan. Pelaku adalah guru honorer di sekolah korban,”jelas Kapolres. Atas perbuatannya, WI dikenakan Pasal 82 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman penjara selama 15 tahun. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

Ketua KPU RI Dipecat Kasus Asusila, DKPP Sebut Hasyim Asy’ari Ubah PKPU Agar Dekati Korban
BKKBN Sumut Raih Juara Favorit Tingkat Nasional Kategori PLKB Non ASN 
BNPB: 50 Hektar Lahan di Gunung Bromo Terbakar
Banjir di Landa Parigi Moutong, Satu Tewas dan Dua Hilang
Buronan Harun Masiku, Eks Penyidik Ingatkan KPK Jangan Terlalu Umbar Informasi ke Publik
Ditjenpas Luncurkan Standar dan Modul Perlakuan Anak Kasus Terorisme
Hotman Paris Sebut Ada Kemungkinan Pegi Diputus Tak Bersalah di Kasus Vina
Kasus Peredaran Senpi Ilegal di Jayapura, Oknum PNS di Papua Ditangkap

Berita Terkait

Rabu, 3 Juli 2024 - 22:48 WIB

Ketua KPU RI Dipecat Kasus Asusila, DKPP Sebut Hasyim Asy’ari Ubah PKPU Agar Dekati Korban

Sabtu, 29 Juni 2024 - 13:16 WIB

BKKBN Sumut Raih Juara Favorit Tingkat Nasional Kategori PLKB Non ASN 

Senin, 24 Juni 2024 - 09:57 WIB

BNPB: 50 Hektar Lahan di Gunung Bromo Terbakar

Minggu, 23 Juni 2024 - 13:13 WIB

Banjir di Landa Parigi Moutong, Satu Tewas dan Dua Hilang

Rabu, 19 Juni 2024 - 23:10 WIB

Buronan Harun Masiku, Eks Penyidik Ingatkan KPK Jangan Terlalu Umbar Informasi ke Publik

Rabu, 12 Juni 2024 - 19:48 WIB

Ditjenpas Luncurkan Standar dan Modul Perlakuan Anak Kasus Terorisme

Selasa, 11 Juni 2024 - 23:04 WIB

Hotman Paris Sebut Ada Kemungkinan Pegi Diputus Tak Bersalah di Kasus Vina

Minggu, 9 Juni 2024 - 12:44 WIB

Kasus Peredaran Senpi Ilegal di Jayapura, Oknum PNS di Papua Ditangkap

Berita Terbaru

Skuad Timnas Inggris yang berlaga di Piala Eropa 2024. Laga final Euro 2024 Spanyol vs Inggris akan bergulir di Olympiastadion, Berlin pada Minggu (14/7/2024) atau Senin dini hari WIB. (AFP/ADRIAN DENNIS)

Bola

Head to Head Spanyol Vs Inggris Jelang Final Euro 2024

Minggu, 14 Jul 2024 - 16:48 WIB