Diduga Kelelahan, 2 Linmas TPS di Brebes Meninggal dan 2 Anggota KPPS Dirawat di RS

- Wartawan

Jumat, 16 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Indonesia di Jepang Lakukan Pencoblosan Hari Ini. (Foto: ilustrasi/X)

Warga Indonesia di Jepang Lakukan Pencoblosan Hari Ini. (Foto: ilustrasi/X)

Sumutterkini.com, JATENG – Dua petugas perlindungan masyarakat (Linmas) meninggal dunia diduga kekelahan saat bertugas menjaga Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilu 2024 di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Selain dua orang meninggal, seorang Linmas TPS lainnya juga dikabarkan jatuh sakit. Tak hanya itu, dua petugas KPPS (kelompok penyelenggara pemungutan suara) juga jatuh sakit dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Ketua KPU Brebes Manja Lestari Damanik mengatakan, pada Pemilu 2024 ini, ada dua orang Linmas yang bertugas di TPS meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka adalah Sukarto (50), Linmas yang bertugas di TPS 30 Desa Wanatawang Kecamatan Songgom. Kemudian, Casyanto (61) Linmas yang bertugas di salah satu TPS di Desa Sukareja, Banjarharjo.

“Mereka kelelahan dan meninggal dunia setelah menjalankan tugas di TPS. Linmas di Desa Karangmalang juga ada yang sakit. Kalau linmas itu memang usianya sudah di atas 40 tahunan, jadi mungkin ada penyakit bawaan,” kata Manja Lestari kepada wartawan, dikutip Kompas.com, Jumat.

Sementara itu, dua orang KPPS yang menjalani perawatan yaitu Mahardika (19), warga Desa Karangreja Kecamatan Tanjung. Kemudian Tarhadi (44) yang bertugas di TPS 10 Desa Karangmalang, Kecamatan Ketanggungan. Oleh dokter, keduanya jatuh sakit diduga karena kelelahan.

Manja mengungkapkan, sebelumya juga ada dua warga pemilih di Kabupaten Brebes yang meninggal dunia saat hendak menggunakan hak pilihnya TPS.

Adalah Suratmo (85), warga Desa Cenang Kecamatan Songgom dan Muroi (65), warga Desa Negla Kecamatan Losari. Keduanya terjatuh saat melakukan pencoblosan di TPS masing-masing.

Baca Juga  Petugas Penyelanggara dan Pemilih Sakit saat Pemilu di Sumut jadi 292, Dua Meninggal Dunia

Sementara itu, Tarhadi (44), salah satu Ketua KPPS di Desa Karangmalang Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes saat ini masih menjalani perawatan di Ruang Dahlia RSUD Brebes.

Tarhadi mengalami kelelahan saat bertugas di TPS hingga terjatuh kejang. Ia mengalami kejang saat penghitungan suara pada malam hari usai pencoblosan.

Tarhadi pun langsung dilarikan ke ruang IGD RSUD Brebes. Kepala Bangsal Dahlia RSUD Brebes, Bambang Hermanto mengatakan, pasien masuk ke IGD pada Kamis 15 Februari sekitar pukul 02.00 dini hari.

Saat masuk rumah sakit, pasien dalam kondisi kejang karena kelelahan saat bertugas. Dari hasil pemeriksaan dokter, pasien KPPS ini tidak memiliki riwayat penyakit bawaan. Saat ini kondisi pasien sudah membaik, namun masih dibantu dengan ventilator untuk pernapasan.

“Kondisi pasien sudah membaik tapi belum stabil. Untuk pernapasan masih dibantu ventilator,” ungkapnya.

Saudara dari Tarhadi, Riyanto mengatakan, satu hari sebelum bertugas di TPS, Tarhadi sempat bersih-bersih rumahnya yang sempat terendam banjir. Kemudian setelah selesai, dilanjut bertugas di TPS sebagai Ketua KPPS.

Selama dua hari itu, Tarhadi yang juga guru PNS ini tidak sempat beristirahat. Akhirnya, ia terjatuh dan langsung kejang saat penghitungan suara pada Kamis dini hari.

“Sebelum bertugas di TPS, di desa kita banjir. Kemudian dia menguras rumahnya yang terendam. Dia menguras sampai pagi dan tidak sempat tidur. Setelah menguras langsung bertugas di TPS. Jadi tidak ada istirahatnya. Jatuh itu pas penghitungan suara terakhir,” ungkapnya. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

Konflik Iran-Israel, Kemenaker Pantau Situasi di Timur Tengah
50.000 Warga di Lebong Bengkulu Terendam Banjir, 2 Kecamatan Terisolasi
Usai Lebaran, AHY Keliling Indonesia Bereskan Kasus Mafia Tanah
H+6 Lebaran, Stasiun Pasar Senen Masih Dipadati Pemudik yang Baru Mau Pulang Kampung
Menteri ESDM Jelaskan Dampak Konflik Iran-Israel ke Harga BBM, Bisa Naik Luar Biasa
Jumlah Korban Tewas Tanah Longsor di Tana Toraja jadi 20 Orang
Tewas Kecelakaan di Tol Cipali, Rencana Husni Jualan Sate di Jakarta Pupus
Sebelum Tewas Tenggelam di Sungai, Jabarudin Sempat Teriak Minta Tolong

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 17:37 WIB

Konflik Iran-Israel, Kemenaker Pantau Situasi di Timur Tengah

Selasa, 16 April 2024 - 17:29 WIB

50.000 Warga di Lebong Bengkulu Terendam Banjir, 2 Kecamatan Terisolasi

Selasa, 16 April 2024 - 17:03 WIB

Usai Lebaran, AHY Keliling Indonesia Bereskan Kasus Mafia Tanah

Selasa, 16 April 2024 - 16:51 WIB

H+6 Lebaran, Stasiun Pasar Senen Masih Dipadati Pemudik yang Baru Mau Pulang Kampung

Selasa, 16 April 2024 - 16:39 WIB

Menteri ESDM Jelaskan Dampak Konflik Iran-Israel ke Harga BBM, Bisa Naik Luar Biasa

Selasa, 16 April 2024 - 09:12 WIB

Jumlah Korban Tewas Tanah Longsor di Tana Toraja jadi 20 Orang

Senin, 15 April 2024 - 22:18 WIB

Tewas Kecelakaan di Tol Cipali, Rencana Husni Jualan Sate di Jakarta Pupus

Senin, 15 April 2024 - 22:13 WIB

Sebelum Tewas Tenggelam di Sungai, Jabarudin Sempat Teriak Minta Tolong

Berita Terbaru

BPJS: Banyak Anak Baru Lahir Belum Miliki NIK. (Foto: Nusantaraterkini.co)

Medan

BPJS: Banyak Anak Baru Lahir Belum Miliki NIK

Selasa, 16 Apr 2024 - 22:15 WIB

Hari Pertama Kerja, Pegawai RSU Haji Hadir 100 Persen. (Foto: istimewa)

Berita

Hari Pertama Kerja, Pegawai RSU Haji Hadir 100 Persen

Selasa, 16 Apr 2024 - 18:59 WIB