Diduga Cabuli Bocah, Lansia di Matraman Diamuk Warga

- Wartawan

Senin, 29 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi seorang wanita diperkosa.

Ilustrasi seorang wanita diperkosa.

Sumutterkini.com, JAKARTA TIMUR – Seorang lanjut usia (lansia) berinisial A (61) menjadi bulan-bulanan warga Matraman, Jakarta Timur karena diduga mencabuli seorang anak perempuan, Sabtu (27/1/2024) malam.

“Menurut korban, tangannya A menyentuh kemaluannya,” kata Wisnu, ketua RT setempat, Senin (29/1/2024).

Wisnu tidak mengetahui pasti awal peristiwa tersebut, tetapi pada Sabtu malam wilayahnya mendadak ramai. Berdasarkan cerita dari sejumlah warga, serta kesaksian beberapa anak perempuan yang bermain dengan korban, korban dilecehkan oleh A.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saksi, anak kecil yang main bareng sama korban, bilang dia (korban) dibawa ke dalam (rumah pelaku) dan dipangku,” ujar Wisnu.

Kemudian, tangan pelaku disebut menyentuh kemaluan korban. Namun, belum diketahui pasti bagaimana korban berhasil keluar dari rumah pelaku. Lalu, korban bercerita kepada teman-temannya yang merupakan saksi saat ia dibawa masuk ke dalam rumah pelaku.

Kemudian, mereka bercerita kepada keluarganya dan keluarga korban. Kediaman A pun langsung dihampiri, dan dia diamuk warga dan keluarga korban.

Baca Juga  PFI Medan Resmi Memiliki Rumah Subsidi Nol DP, Disambut Antusias Anggota

“Kalau pas kejadian, ngakunya cuma satu korbannya. Pelaku ngakunya baru beraksi hari Sabtu,” terang Wisnu.

Namun, A yang belum menikah itu diduga sudah beraksi terhadap beberapa korban yang juga anak-anak. Pada Sabtu malam, A langsung digiring ke Polsek Matraman untuk diamankan dari amukan warga dan penyelidikan lebih lanjut.

Dihubungi terpisah, Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly mengatakan, A sudah ditangkap. Saat ini, ia sudah mendekam di ruang tahanan Polres Metro Jakarta Timur.

“Pelaku telah melanggar dan terancam Pasal 76e juncto Pasal 88 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak,” ungkap Nicolas, Senin.

Sementara korban, jumlahnya ada tiga orang. Masing-masing berusia 6 tahun, 11 tahun, dan 8 tahun. Orangtua dari para korban telah membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Timur. Saat ini, polisi tengah menyelidiki kasus tersebut. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

Konflik Iran-Israel, Kemenaker Pantau Situasi di Timur Tengah
50.000 Warga di Lebong Bengkulu Terendam Banjir, 2 Kecamatan Terisolasi
Usai Lebaran, AHY Keliling Indonesia Bereskan Kasus Mafia Tanah
H+6 Lebaran, Stasiun Pasar Senen Masih Dipadati Pemudik yang Baru Mau Pulang Kampung
Menteri ESDM Jelaskan Dampak Konflik Iran-Israel ke Harga BBM, Bisa Naik Luar Biasa
Jumlah Korban Tewas Tanah Longsor di Tana Toraja jadi 20 Orang
Tewas Kecelakaan di Tol Cipali, Rencana Husni Jualan Sate di Jakarta Pupus
Sebelum Tewas Tenggelam di Sungai, Jabarudin Sempat Teriak Minta Tolong

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 17:29 WIB

50.000 Warga di Lebong Bengkulu Terendam Banjir, 2 Kecamatan Terisolasi

Selasa, 16 April 2024 - 17:03 WIB

Usai Lebaran, AHY Keliling Indonesia Bereskan Kasus Mafia Tanah

Selasa, 16 April 2024 - 16:51 WIB

H+6 Lebaran, Stasiun Pasar Senen Masih Dipadati Pemudik yang Baru Mau Pulang Kampung

Selasa, 16 April 2024 - 16:39 WIB

Menteri ESDM Jelaskan Dampak Konflik Iran-Israel ke Harga BBM, Bisa Naik Luar Biasa

Selasa, 16 April 2024 - 09:12 WIB

Jumlah Korban Tewas Tanah Longsor di Tana Toraja jadi 20 Orang

Senin, 15 April 2024 - 22:18 WIB

Tewas Kecelakaan di Tol Cipali, Rencana Husni Jualan Sate di Jakarta Pupus

Senin, 15 April 2024 - 22:13 WIB

Sebelum Tewas Tenggelam di Sungai, Jabarudin Sempat Teriak Minta Tolong

Senin, 15 April 2024 - 22:09 WIB

RI Tak Impor Minyak dari Iran, tapi Ada Potensi Gangguan Rantai Pasok

Berita Terbaru

BPJS: Banyak Anak Baru Lahir Belum Miliki NIK. (Foto: Nusantaraterkini.co)

Medan

BPJS: Banyak Anak Baru Lahir Belum Miliki NIK

Selasa, 16 Apr 2024 - 22:15 WIB

Hari Pertama Kerja, Pegawai RSU Haji Hadir 100 Persen. (Foto: istimewa)

Berita

Hari Pertama Kerja, Pegawai RSU Haji Hadir 100 Persen

Selasa, 16 Apr 2024 - 18:59 WIB