Diduga 3 KTH di Pangkalan Susu Korupsi Program Rehabiitasi Mangrove Senilai Rp 7,8 Miliar

- Wartawan

Minggu, 11 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana lokasi penanaman mangrove yang tak ditanami KTH di Desa Alur Cempedak, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Minggu (11/2/2024)

Suasana lokasi penanaman mangrove yang tak ditanami KTH di Desa Alur Cempedak, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Minggu (11/2/2024)

Sumutterkini.com, LANGKAT – Tiga Kelompok Tani Hutan (KTH) di Desa Alur Cempedak, Kecamatan Pangkalan Susu, Langkat diduga melakukan korupsi program rehabilitasi mangrove TA 2022, seluas 595 hektare.

Luas areal itu, diajukan oleh KTH Tunas Baru, Maju Pelawi dan Sepakat Berkarya, ke Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) dengan anggaran Rp 7,8 miliar.

Namun pada praktiknya, tiga KTH tersebut diduga tidak melaksanakan progam Padat Karya Percepatan Rehabilitasi Mangrove (PKPRM) itu sebagai mana mestinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apalagi, hamparan lahan mangrove di desa tersebut diperkirakan tidak sampai ratusan hektare, melainkan hanya seluas belasan hektare saja.

Ketimpangan dalam program tersebut, muncul dugaan kuat adanya persekongkolan KTH dengan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM).

Dimana, kelompok-kelompok tani tersebut mengajukan lokasi tanam mangrove ke BRGM. Kemudian, pihak BRGM pun meyetujuinya.

Untuk setiap KTH, mengajukan luas lahan yang berbeda-beda. Diantaranya, KTH Sepakat Berkarya seluas 200 hektare, KTH Maju Pelawi 200 hektare dan KTH Tunas Baru seluas 195 hektare.

Dari luasan lahan itu, BRGM dan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Wampu Sei Ular mencairkan dana Rp 7.882.006.000.

Baca Juga  Kronologi Pencurian Hiasan Kubah Masjid dari Emas, Pelaku Bawa Tangga Susuri Sungai

Dana tersesebut, semestinya digunakan untuk pelaksaan program restorasi kawasan mangrove yang diajukan KTH tersebut.

Namun pada praktiknya, dugaan korupsi pada program tersebut sangat kontras terlihat. Pasalnya, dari peta tanam yang dikeluarkan oleh BRGM atas pengusulan KTH, jelas berada di luar wialyah Desa Alur Cempedak.

Pantauan wartawan dilapangan melalui video udara (drone), kawasan mangrove yang semestinya direstorasi, malah terlihat gundul dan tak tertanami.

Menurut narasumber di lapangan yang meminta identitasnya tidak disebutkan mengatakan, orang yang disebut-sebut sebgai Ketua KTH Maju Pelawi IS alias Toke Lihin dalam waktu dekat ini akan melakukan restorasi kembali.

“Toke Lihin mau menanam mangrove, tapi kata dia modalnya belum turun. Tapi bekonya (excavator) sudah mulai kerja,” ujar narasumber, Minggu (11/2/2024)

Lanjut narasumber, Toke Lihin dan kelompoknya tak pernah terlihat aktif menanam mangrove di Desa Alur Cempedak. Mengingat, hanya sedikit areal mangrove di desa tersebut.

Bukannya terjerat persoalan hukum, tahun ini Toke Lihin disebut-sebut kembali mendapat program serupa seperti pada tahun sebelumnya.

Bahkan, dugaan korupsi yang merugikan keuangan negara sebesar miliaran rupiah tersebut tak tersentuh penegak hukum hingga saat ini. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

BKPSDM Kota Binjai Gelar Inspeksi Mendadak Kehadiran ASN dan Honorer
Arus Balik di Jalan Tol Binjai-Langsa Hingga H+5 Lebaran Mencapai 62 .841 Kendaraan atau Meningkat 115 Persen
Mobil Rombongan Keluarga Asal Kota Medan Masuk Jurang di Jalan Alternatif Langkat-Karo, 1 Tewas 4 Luka-luka
Ketua DRPD Binjai Mastikan Diri Maju di Pilkada Usai Kalah Pileg
Ditinggal Pergi Mudik, Polisi Cek Rumah-rumah Warga yang Kosong di Langkat
Arus Balik Lebaran di Jalinsum Medan-Aceh Ramai Lancar
141 WBP Rutan Tanjung Pura Terima Remisi Lebaran Idul Fitri, 5 Diantaranya Langsung Bebas
Aek Sijornih Alami Kemacetan Parah, Ratusan Kendaraan Terjebak Antrian

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 16:22 WIB

BKPSDM Kota Binjai Gelar Inspeksi Mendadak Kehadiran ASN dan Honorer

Selasa, 16 April 2024 - 16:14 WIB

Arus Balik di Jalan Tol Binjai-Langsa Hingga H+5 Lebaran Mencapai 62 .841 Kendaraan atau Meningkat 115 Persen

Selasa, 16 April 2024 - 00:59 WIB

Mobil Rombongan Keluarga Asal Kota Medan Masuk Jurang di Jalan Alternatif Langkat-Karo, 1 Tewas 4 Luka-luka

Selasa, 16 April 2024 - 00:55 WIB

Ketua DRPD Binjai Mastikan Diri Maju di Pilkada Usai Kalah Pileg

Sabtu, 13 April 2024 - 16:44 WIB

Ditinggal Pergi Mudik, Polisi Cek Rumah-rumah Warga yang Kosong di Langkat

Jumat, 12 April 2024 - 15:53 WIB

Arus Balik Lebaran di Jalinsum Medan-Aceh Ramai Lancar

Jumat, 12 April 2024 - 15:46 WIB

141 WBP Rutan Tanjung Pura Terima Remisi Lebaran Idul Fitri, 5 Diantaranya Langsung Bebas

Jumat, 12 April 2024 - 13:50 WIB

Aek Sijornih Alami Kemacetan Parah, Ratusan Kendaraan Terjebak Antrian

Berita Terbaru

BPJS: Banyak Anak Baru Lahir Belum Miliki NIK. (Foto: Nusantaraterkini.co)

Medan

BPJS: Banyak Anak Baru Lahir Belum Miliki NIK

Selasa, 16 Apr 2024 - 22:15 WIB

Hari Pertama Kerja, Pegawai RSU Haji Hadir 100 Persen. (Foto: istimewa)

Berita

Hari Pertama Kerja, Pegawai RSU Haji Hadir 100 Persen

Selasa, 16 Apr 2024 - 18:59 WIB