Dewas Ungkap Total Pungli Rutan KPK Capai Sekitar Rp6,1 Miliar

- Wartawan

Senin, 15 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dewas Ungkap Total Pungli Rutan KPK Capai Sekitar Rp6,1 Miliar. (Foto: Nusantaraterkini.co)

Dewas Ungkap Total Pungli Rutan KPK Capai Sekitar Rp6,1 Miliar. (Foto: Nusantaraterkini.co)

Dewas Ungkap Total Pungli Rutan KPK Capai Sekitar Rp6,1 Miliar

Sumutterkini.com, JAKARTA Anggota Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Albertina Ho mengungkapkan total pungutan liar (pungli) di Rumah Tahanan (Rutan) KPK mencapai sekitar Rp6,1 miliar.

“Totalnya sekitaran Rp6,148 miliar sekian, itu total di Dewan Pengawas. Ini tentu akan berbeda mungkin di penyelidikan,” kata Albertina di Gedung Anti Corruption Learning Centre (ACLC) KPK, mengutip Nusantaraterkini.co, Senin (15/1/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Albertina menjelaskan, uang yang paling sedikit diterima oleh terduga adalah Rp1 juta, sedangkan yang paling banyak adalah Rp504 juta sekian.

Terkait pemeriksaan terhadap 169 orang, disebutkannya, jumlah pihak di luar KPK itu terdapat 27 orang dan merupakan mantan tahanan KPK. Sehingga diakuinya, Dewas KPK harus memeriksa ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) karena mereka telah menjadi napi.

“Kemudian ada mantan staf rutan, mantan kabag pengamanan, plt kabag pengamanan, dan inspektur. Itu total 32 orang saksi murni dari 169. Kemudian, kami periksa (ada) 137 orang yang pernah bertugas di rutan,” terangnya.

Baca Juga  Polsek Medan Kota Tangkap Pelaku Pungli Viral di Taman Stadion Teladan

Dari 137 orang tersebut, kata Albertina, terdapat 93 orang yang mempunyai alasan yang cukup untuk dibawa ke sidang etik.

“Yang 44 tidak cukup alasan untuk dibawa ke sidang etik, satu orang sudah diberhentikan sebagai pegawai KPK pada tanggal 16 Agustus 2023 dan satu orang lagi bukan insan komisi. Jadi kebetulan yang bersangkutan berstatus outsourcing di sini, jadi tidak bisa kita kenakan etik,” tuturnya.

Kemudian, dari 93 orang yang cukup dibawa ke sidang etik itu, sambungnya, Dewas KPK telah mengumpulkan 65 bukti berupa dokumen penyetoran uang dan sebagainya.

“Mereka 90 orang yang akan kita sidangkan segera ini dikenakan pasal penyalahgunaan wewenang yang menguntungkan dirinya sendiri. Pasal 4 ayat 2 huruf b, Perdewas No. 3 Tahun 2021,” pungkasnya.

Diketahui, Dewas KPK telah menjadwalkan sidang kode etik terhadap 93 pegawai KPK terkait dugaan pungli di Rutan KPK pada Rabu, (17/1/2024).

(cw2/Sumutterkini.com)

Penulis : Cw2

Editor : Winata

Sumber Berita : Nusantaraterkini.co

Berita Terkait

2 Caleg Laporkan Dugaan Adanya Jual Beli Suara di Sumsel
Tangis Napi Terorisme Saat Ikrar Setia NKRI di Lapas Madiun
Bercanda Ada Bom, Penumpang Asal Padang Tujuan Sumut Ditangkap di BIM
Harga Beras Sentuh Rp 17.000, Penjual : 25 Tahun Saya Jualan, Ini yang Paling Mahal
BMKG Bantah Angin Kencang di Rancaekek dan Jatinangor Tornado
Dilema Pengusaha Warteg, Ingin Naikkan Harga tapi Takut Pelanggan Kabur
Dilantik jadi Menkopolhukam, Ini Pesan Komisi III ke Hadi Tjahjanto
Bamsoet Apresiasi Ditandatanganinya Perpres Hak Cipta Penerbit di Hari Pers Nasional

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 19:51 WIB

2 Caleg Laporkan Dugaan Adanya Jual Beli Suara di Sumsel

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:37 WIB

Bercanda Ada Bom, Penumpang Asal Padang Tujuan Sumut Ditangkap di BIM

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:27 WIB

Harga Beras Sentuh Rp 17.000, Penjual : 25 Tahun Saya Jualan, Ini yang Paling Mahal

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:21 WIB

BMKG Bantah Angin Kencang di Rancaekek dan Jatinangor Tornado

Kamis, 22 Februari 2024 - 17:59 WIB

Dilema Pengusaha Warteg, Ingin Naikkan Harga tapi Takut Pelanggan Kabur

Rabu, 21 Februari 2024 - 18:55 WIB

Dilantik jadi Menkopolhukam, Ini Pesan Komisi III ke Hadi Tjahjanto

Selasa, 20 Februari 2024 - 22:20 WIB

Bamsoet Apresiasi Ditandatanganinya Perpres Hak Cipta Penerbit di Hari Pers Nasional

Minggu, 18 Februari 2024 - 23:04 WIB

485 Rumah Warga di Kabupaten Bungo Jambi Terendam Banjir

Berita Terbaru

Kapolres Sergai Bantu Penanganan Medis Anggota KPPS yang Sakit. (Foto: istimewa)

Polisi Kita

Kapolres Sergai Bantu Penanganan Medis Anggota KPPS yang Sakit

Kamis, 22 Feb 2024 - 21:42 WIB

Pengembangan Desa Wisata Jangan Abaikan Kearifan Lokal. (Foto: istimewa)

Wisata

Pengembangan Desa Wisata Jangan Abaikan Kearifan Lokal

Kamis, 22 Feb 2024 - 20:11 WIB

Hasanal Mulkan, kuasa hukum dua Caleg di Empat Lawang yang mengaku bahwa adanya jual beli surat suara di TPS saat Pemilu. Temuan itupun kini sudah dilaporkan ke Bawaslu Sumatera Selatan.(KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA)

Nasional

2 Caleg Laporkan Dugaan Adanya Jual Beli Suara di Sumsel

Kamis, 22 Feb 2024 - 19:51 WIB