Caleg yang Libatkan Anak-anak Berkampanye Dituntut 6 Bulan Penjara

- Wartawan

Jumat, 26 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana sidang salah satu calon anggota DPRD Kabupaten Purworejo yang diduga menyertakan anak-anak dalam kampanyenya dituntut 6 bulan penjara. (Bawaslu Kabupaten Purworejo)

Suasana sidang salah satu calon anggota DPRD Kabupaten Purworejo yang diduga menyertakan anak-anak dalam kampanyenya dituntut 6 bulan penjara. (Bawaslu Kabupaten Purworejo)

Sumutterkini.com, PURWOREJO – Salah satu calon anggota DPRD Kabupaten Purworejo yang diduga menyertakan anak-anak dalam kampanyenya dituntut 6 bulan penjara.

Caleg tersebut juga dengan denda Rp 12 juta subsider dua bulan. Tuntutan itu dibacakan oleh Juniardi Windraswara selaku jaksa penuntut umum (JPU) di hadapan Majelis Hakim dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Purworejo pada Jumat (26/1/2024).

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi Bawaslu Purworejo, Rinto Hariyadi mengatakan, tuntutan itu lebih rendah dari ancaman pidana yang tercantum dalam Pasal 493 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pasal 493 disebutkan di mana setiap pelaksana dan/atau tim Kampanye Pemilu yang melanggar larangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 280 ayat 2 dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu tahun dan denda paling banyak Rp 12 juta.

“Dalam tuntutannya JPU menyatakan bahwa terdakwa terbukti sah dan meyakinkan melanggar Pasal 493 jo Pasal 280 Ayat 2 huruf k Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum,” kata Rinto, dalam keterangan resminya, dikutip dari Kompas.com.

Baca Juga  Rilis Tiket MotoGP Mandalika Tahun 2024, Termahal Rp 20 Juta

Lebih lanjut, dia mengatakan proses hukum terkait pelanggaran pemilu tersebut berlangsung cepat. Sebagaimana yang diatur dalam UU Pemilu bahwa pemutusan perkara harus selesai paling lama tujuh hari setelah pelimpahan berkas perkara.

“Pelimpahan berkas dilakukan pada tanggal Senin 22 Januari 2024. Namun dalam persidangan, Majelis Hakim mengagendakan perkara ini selesai pada hari Selasa 30 Januari 2024,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, seorang calon legislatif (caleg) Kabupaten Purworejo dapil 6 berinisial MA ditetapkan sebagai tersangka usai diduga melibatkan anak di bawah umur dalam video kampanye.

Video kampanye berdurasi 20 detik itu diunggah di akun TikTok yang bersangkutan. Hal tersebut kemudian ditemukan oleh Bawaslu Kabupaten Purworejo. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

Ditjenpas Luncurkan Standar dan Modul Perlakuan Anak Kasus Terorisme
Hotman Paris Sebut Ada Kemungkinan Pegi Diputus Tak Bersalah di Kasus Vina
Kasus Peredaran Senpi Ilegal di Jayapura, Oknum PNS di Papua Ditangkap
20 Warga Binaan Lapas Cipinang Peroleh Sertifikat Keterampilan Komputer dan Desain Grafis
Upaya Penyelundupan 195 Butir Obat Terlarang Digagalkan Petugas Lapas Kelas IIB Brebes
Gunung Marapi Kembali Erupsi, Dentuman Terdengar Hingga Bukittinggi, Status Level III
Pantai Barat Simeuleu Diguncang Gempa Bumi Tektonik M6,2, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
1.270 Jiwa Masih Mengungsi Akibat Longsor di Kabupaten Mamasa

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 19:48 WIB

Ditjenpas Luncurkan Standar dan Modul Perlakuan Anak Kasus Terorisme

Selasa, 11 Juni 2024 - 23:04 WIB

Hotman Paris Sebut Ada Kemungkinan Pegi Diputus Tak Bersalah di Kasus Vina

Minggu, 9 Juni 2024 - 12:44 WIB

Kasus Peredaran Senpi Ilegal di Jayapura, Oknum PNS di Papua Ditangkap

Minggu, 2 Juni 2024 - 14:09 WIB

20 Warga Binaan Lapas Cipinang Peroleh Sertifikat Keterampilan Komputer dan Desain Grafis

Sabtu, 1 Juni 2024 - 10:50 WIB

Upaya Penyelundupan 195 Butir Obat Terlarang Digagalkan Petugas Lapas Kelas IIB Brebes

Kamis, 30 Mei 2024 - 15:07 WIB

Gunung Marapi Kembali Erupsi, Dentuman Terdengar Hingga Bukittinggi, Status Level III

Selasa, 28 Mei 2024 - 20:57 WIB

Pantai Barat Simeuleu Diguncang Gempa Bumi Tektonik M6,2, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Jumat, 24 Mei 2024 - 11:19 WIB

1.270 Jiwa Masih Mengungsi Akibat Longsor di Kabupaten Mamasa

Berita Terbaru