Bus Pariwisata Diduga Mengalami Rem Blong Sebelum Kecelakaan di Bantul, 3 Orang Tewas

- Wartawan

Kamis, 8 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Evakuasi bus Pariwisata di Jalan Dlingo- Imogiri, Bantul, DI Yogyakarta. Kamis (8/2/2024)(KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO)

Evakuasi bus Pariwisata di Jalan Dlingo- Imogiri, Bantul, DI Yogyakarta. Kamis (8/2/2024)(KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO)

Sumutterkini.com, YOGYAKARTA – Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana memberikan penjelasan perihal dugaan penyebab kecelakaan bus pariwisata Saestu Trans yang terguling di jalan Dlingo-Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (8/2/2024) siang.

Dari hasil pemeriksaan sopir bus, penyebab kecelakaan diduga lantaran rem blong sehingga terjadi kecelakaan yang menyebabkan 3 orang meninggal dunia. Todal penumpang ada 53 orang, termasuk sopir bus.

“Keterangan dari pengemudi rem blong. Kelayakan bus berdasarkan KIR mati,” ujarnya dikutip Kompas.com, Kamis malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kendati demikian, pihaknya masih terus mendalami peristiwa ini untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Dari keterangan saksi imbuhnya, kecelakaan berawal dari bus pariwisata nopol E 7607 V yang dikemudikan Arnada Feby Prastyan (25) warga Pablengan Matesih, Karanganyar, Jawa Tengah, melaju dari arah timur (atas) ke barat (turun).

Baca Juga  Suami yang Bunuh dan Timbun Mayat Istri di Makassar Terancam Hukuman Mati

Sesampainya di TKP yakni sekitar tikungan wanagama, Wukirsari, bus yang berpenumpang 53 orang termasuk sopir dan crew itu mengalami rem blong yang sebelumnya sudah tercium bau kampas rem.

“Pengemudi banting stir ke kanan yang mengakibatkan bus jatuh ke sebelah kiri dan terseret ke bawah,” kata Jeffry.

Tiga orang meninggal dunia

Akibatnya tiga orang meninggal dunia, yakni SW (57) meninggal dunia di lokasi, AK (25), dan HS (40) meninggal dalam perjalanan. Ketiganya disebut berasal dari Karanganyar, Jawa Tengah.

Adapun korban lainnya, 10 orang sudah kembali menggunakan bus. Dan sisanya masih dirawat di RS.

“Total penumpang 53 beserta pengemudi,” pungkasnya. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

Ketua KPU RI Dipecat Kasus Asusila, DKPP Sebut Hasyim Asy’ari Ubah PKPU Agar Dekati Korban
BKKBN Sumut Raih Juara Favorit Tingkat Nasional Kategori PLKB Non ASN 
BNPB: 50 Hektar Lahan di Gunung Bromo Terbakar
Banjir di Landa Parigi Moutong, Satu Tewas dan Dua Hilang
Buronan Harun Masiku, Eks Penyidik Ingatkan KPK Jangan Terlalu Umbar Informasi ke Publik
Ditjenpas Luncurkan Standar dan Modul Perlakuan Anak Kasus Terorisme
Hotman Paris Sebut Ada Kemungkinan Pegi Diputus Tak Bersalah di Kasus Vina
Kasus Peredaran Senpi Ilegal di Jayapura, Oknum PNS di Papua Ditangkap

Berita Terkait

Rabu, 3 Juli 2024 - 22:48 WIB

Ketua KPU RI Dipecat Kasus Asusila, DKPP Sebut Hasyim Asy’ari Ubah PKPU Agar Dekati Korban

Sabtu, 29 Juni 2024 - 13:16 WIB

BKKBN Sumut Raih Juara Favorit Tingkat Nasional Kategori PLKB Non ASN 

Senin, 24 Juni 2024 - 09:57 WIB

BNPB: 50 Hektar Lahan di Gunung Bromo Terbakar

Minggu, 23 Juni 2024 - 13:13 WIB

Banjir di Landa Parigi Moutong, Satu Tewas dan Dua Hilang

Rabu, 19 Juni 2024 - 23:10 WIB

Buronan Harun Masiku, Eks Penyidik Ingatkan KPK Jangan Terlalu Umbar Informasi ke Publik

Rabu, 12 Juni 2024 - 19:48 WIB

Ditjenpas Luncurkan Standar dan Modul Perlakuan Anak Kasus Terorisme

Selasa, 11 Juni 2024 - 23:04 WIB

Hotman Paris Sebut Ada Kemungkinan Pegi Diputus Tak Bersalah di Kasus Vina

Minggu, 9 Juni 2024 - 12:44 WIB

Kasus Peredaran Senpi Ilegal di Jayapura, Oknum PNS di Papua Ditangkap

Berita Terbaru

Skuad Timnas Inggris yang berlaga di Piala Eropa 2024. Laga final Euro 2024 Spanyol vs Inggris akan bergulir di Olympiastadion, Berlin pada Minggu (14/7/2024) atau Senin dini hari WIB. (AFP/ADRIAN DENNIS)

Bola

Head to Head Spanyol Vs Inggris Jelang Final Euro 2024

Minggu, 14 Jul 2024 - 16:48 WIB