Bawaslu Batubara Hentikan Kasus Video Rekaman Viral Forkopimda

- Wartawan

Senin, 15 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bawaslu Batubara Hentikan Kasus Video Rekaman Viral Forkopimda. (Foto: istimewa)

Bawaslu Batubara Hentikan Kasus Video Rekaman Viral Forkopimda. (Foto: istimewa)

Bawaslu Batubara Hentikan Kasus Video Rekaman Viral Forkopimda

Sumutterkini.com, BATUBARA – Badan pengawasan pemilu (Bawaslu) Kabupaten Batubara memutuskan untuk menghentikan kasus video rekaman suara dengan foto Forkopimda Batubara yang menuding mengajak untuk pemenangan Paslon 02 yang viral di media sosial.

Ketua Bawaslu Batubara, M Amin Lubis mengaku sudah mengambil sampel suara empat orang Forkopimda Batubara yang tercantum dalam video tersebut, dan tidak ada ditemukan unsur yang melanggar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah kami lakukan rapat pleno, tidak menemukan adanya dugaan pelanggaran pemilu. Jadi keputusannya, tidak menemukan pelanggaran. Kami akan melaporkan hasil rapat kami ke Provinsi,” kata Amin kepada wartawan, Senin (15/1/2024).

Disinggung terkait keputusan penghentian yang terlalu dini, dia mengaku ini merupakan hasil penelusuran dan bukan laporan, sehingga Bawaslu mengambil tindakan cepat.

Baca Juga  Mahasiswi Diperkosa 10 Pria di Rumah Kosong, 4 Pelaku Ditangkap

“Bawaslu memang harus bekerja secara cepat, karena ini penelusuran, bukan hasil laporan. Karena ini sudah membuat kegaduhan di masyarakat, sehingga Bawaslu harus mengambil tindakan cepat,” jelasnya.

Dia menerangkan, berdasarkan hasil dari rekaman suara yang diambil oleh Bawaslu, juga tidak ada kemiripan antara suara dalam video dengan suara yang direkam oleh Bawaslu Batubara.

“Setelah kami lakukan pemeriksaan, dan kami cocokan, tidak temukan adanya kemiripan dari suara yang ada di video, maupun dengan suara Forkopimda,” ungkapnya.

Dia menambahkan, penghentian ini dilakukan karena keresahan di masyarakat dan tidak ditemukannya unsur pelanggaran dan pidana pemilu.

(cw1/Sumutterkini.com)

Penulis : Cw1

Editor : Winata

Berita Terkait

Besok, Disdikbud Kota Medan Sembelih 91 Ekor Sapi
RSUP HAM Rawat Dua Jenazah Pasien Tanpa Identitas dan Keluarga
RSUD Pirngadi Bakal Implementasikan Sistem KRIS di 2025
Lamno Aceh Jaya Diguncang Gempa Tektonik Berkekuatan M4.6
Insiden Kecelakaan Kerja di Aqua Farm, Tim Labfor Polda Sumut Lakukan Olah TKP Ulang
Aceh Besar Diguncang Gempa Tektonik Berkekuatan 3,5 Magnitudo
Tingkatkan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor, Polda Sumut Gelar Operasi Gabungan Kepatuhan
Tegaskan Tidak Ada Fee Pengamanan, Deni Turio: Proyek di Dinas PUPR Langkat Berjalan Transparan

Berita Terkait

Senin, 17 Juni 2024 - 19:47 WIB

Besok, Disdikbud Kota Medan Sembelih 91 Ekor Sapi

Jumat, 14 Juni 2024 - 17:54 WIB

RSUP HAM Rawat Dua Jenazah Pasien Tanpa Identitas dan Keluarga

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:13 WIB

RSUD Pirngadi Bakal Implementasikan Sistem KRIS di 2025

Selasa, 11 Juni 2024 - 07:45 WIB

Lamno Aceh Jaya Diguncang Gempa Tektonik Berkekuatan M4.6

Senin, 10 Juni 2024 - 20:38 WIB

Insiden Kecelakaan Kerja di Aqua Farm, Tim Labfor Polda Sumut Lakukan Olah TKP Ulang

Senin, 10 Juni 2024 - 16:07 WIB

Aceh Besar Diguncang Gempa Tektonik Berkekuatan 3,5 Magnitudo

Jumat, 7 Juni 2024 - 19:45 WIB

Tingkatkan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor, Polda Sumut Gelar Operasi Gabungan Kepatuhan

Jumat, 7 Juni 2024 - 15:50 WIB

Tegaskan Tidak Ada Fee Pengamanan, Deni Turio: Proyek di Dinas PUPR Langkat Berjalan Transparan

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Naik Rp7.000 ke Rp1.349.000 Per Gram. (Foto: ilustrasi/web logam mulia)

Bisnis

Harga Emas Antam Naik Rp7.000 ke Rp1.349.000 Per Gram

Rabu, 19 Jun 2024 - 10:32 WIB