Bantah Program Makan Siang Gratis Baru akan Terlaksana 2029, Ini Penjelasan TKN Prabowo-Gibran

- Wartawan

Jumat, 16 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantah Program Makan Siang Gratis Baru akan Terlaksana 2029, Ini Penjelasan TKN Prabowo-Gibran. (Foto: istimewa)

Bantah Program Makan Siang Gratis Baru akan Terlaksana 2029, Ini Penjelasan TKN Prabowo-Gibran. (Foto: istimewa)

Bantah Program Makan Siang Gratis Baru akan Terlaksana 2029, Ini Penjelasan TKN Prabowo-Gibran

Sumutterkini.com, JAKARTA – Beredar kabar bahwa program makan siang gratis yang dicanangkan oleh Capres-cawapres Prabowo-Gibran disebutkan baru terlaksana pada tahun 2029.

Menanggapi hal itu, Komandan Tim Komunikasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Budisatrio Djiwandono membantah isu tersebut. Dia menegaskan program itu akan dijalankan langsung setelah nantinya Prabowo dan Gibran dilantik jika menjadi presiden dan wakil presiden terpilih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Isu yang menyebutkan program makan siang dan susu gratis baru dijalankan pada 2029 itu tidak benar. Program ini adalah program utama Prabowo-Gibran dan langsung akan dijalankan setelah Pak Prabowo dan Mas Gibran dilantik sebagai presiden dan wakil presiden,” katanya, dilansir dari Nusantaraterkini.co, Jumat (16/2/2024).

Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra ini menilai isu tersebut merupakan disinformasi yang sengaja disebarkan di masa tenang. Dia mengungkit pernyataan yang menurutnya tidak disampaikan ulang secara utuh.

“Pernyataan saya di awal bulan Desember dipotong dan dihilangkan konteksnya, seolah-olah saya menyatakan bahwa Program Makan Siang dan Susu Gratis baru terlaksana pada 2029. Padahal yang benar adalah, Program Makan Siang Gratis baru mencapai target maksimalnya menjangkau 82,9 juta anak pada 2029,” tuturnya.

Budisatrio menjelaskan program itu dijalankan secara bertahap sesuai dengan prioritas. Dia mengatakan program makan siang dan susu gratis tak langsung diberikan kepada sebanyak 82,9 juta anak pada 2025.

Baca Juga  Anak Muda di Depok Siap Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran

“Ada misinformasi terkait proses. Yang benar adalah program ini tetap akan berjalan sejak awal Prabowo Gibran dilantik, namun dilaksanakan secara bertahap, dan dengan skala prioritas. Jadi tidak langsung 82,9 juta anak langsung mendapatkan program ini pada tahun 2025. Daerah yang paling memungkinkan dan membutuhkan akan diprioritaskan terlebih dahulu pada tahun pertama,” jelasnya.

Budisatrio melanjutkan, program itu akan terus dimajukan pada tahun berikutnya. Dengan begitu, kata dia, program itu baru akan berjalan maksimal pada tahun terakhir periode jabatan presiden.

“Lalu di tahun-tahun berikutnya, 2026, 2027, dan seterusnya jumlahnya akan terus ditambah. Sehingga mencapai target maksimal 82,9 juta anak akan menerima Program Makan Siang dan Susu Gratis pada tahun 2029. Nah, pernyataan saya di bagian ini yang dipotong dan dihilangkan,” kata Budisatrio.

Kembali ke isu yang mencuat, Budisatrio menilai isu itu sengaja dimunculkan pada masa tenang meski pernyataannya disampaikan sejak Desember. Dia menekankan timses Prabowo-Gibran tidak merespons itu tersebut lantaran menghormati masa tenang.

“Kami menduga ini bagian dari misinformasi yang sengaja disebarkan di masa tenang kampanye lalu. Padahal pernyataan saya yang dipotong tersebut adalah pernyataan di tanggal 4 Desember. Lalu dimunculkan kembali tanggal 13 Februari, lebih dari dua bulan kemudian,” jelasnya.

“TKN pada masa tenang tidak merespons karena kami sangat menghargai masa tenang. Namun karena sampai sekarang masih beredar, akhirnya kita putuskan untuk melakukan klarifikasi,” tandasnya.

(cw2/Sumutterkini.com)

Penulis : Cw2

Editor : Winata

Sumber Berita : Nusantaraterkini.co

Berita Terkait

SOKSI Sumut: Hasto Jangan Kurang Ajar ke Presiden Jokowi
Kaesang Pastikan Istrinya, Erina Gudono Tak Maju Jadi Calon Bupati Sleman
Ditanya Rencana Pertemuan dengan Megawati, Prabowo Hanya Lambaikan Tangan
Kapolres Nias dan Ketua Bhayangkari Kunjungi Pos Pengamanan Idul Fitri
Prabowo Tunggu dan Hormati Putusan MK soal Sengketa Pilpres 2024
Soal Cak Imin Maju di Pilgub Jatim, PKB: 1000 Persen Enggak Betul
Prabowo: Para Pemimpin Bersatu, Indonesia Siap Hadapi Tantangan Besar
DPR Sahkan RUU Daerah Khusus Jakarta, Fraksi PKS Menolak

Berita Terkait

Senin, 15 April 2024 - 23:20 WIB

SOKSI Sumut: Hasto Jangan Kurang Ajar ke Presiden Jokowi

Senin, 15 April 2024 - 22:22 WIB

Kaesang Pastikan Istrinya, Erina Gudono Tak Maju Jadi Calon Bupati Sleman

Kamis, 11 April 2024 - 23:25 WIB

Ditanya Rencana Pertemuan dengan Megawati, Prabowo Hanya Lambaikan Tangan

Senin, 8 April 2024 - 17:21 WIB

Kapolres Nias dan Ketua Bhayangkari Kunjungi Pos Pengamanan Idul Fitri

Senin, 1 April 2024 - 22:30 WIB

Prabowo Tunggu dan Hormati Putusan MK soal Sengketa Pilpres 2024

Senin, 1 April 2024 - 15:05 WIB

Soal Cak Imin Maju di Pilgub Jatim, PKB: 1000 Persen Enggak Betul

Sabtu, 30 Maret 2024 - 09:07 WIB

Prabowo: Para Pemimpin Bersatu, Indonesia Siap Hadapi Tantangan Besar

Kamis, 28 Maret 2024 - 12:28 WIB

DPR Sahkan RUU Daerah Khusus Jakarta, Fraksi PKS Menolak

Berita Terbaru

BPJS: Banyak Anak Baru Lahir Belum Miliki NIK. (Foto: Nusantaraterkini.co)

Medan

BPJS: Banyak Anak Baru Lahir Belum Miliki NIK

Selasa, 16 Apr 2024 - 22:15 WIB

Hari Pertama Kerja, Pegawai RSU Haji Hadir 100 Persen. (Foto: istimewa)

Berita

Hari Pertama Kerja, Pegawai RSU Haji Hadir 100 Persen

Selasa, 16 Apr 2024 - 18:59 WIB