Banjir dan Longsor Landa Kabupaten Cilacap

- Wartawan

Selasa, 6 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir dan Longsor Landa Kabupaten Cilacap. (Foto: istimewa)

Banjir dan Longsor Landa Kabupaten Cilacap. (Foto: istimewa)

Banjir dan Longsor Landa Kabupaten Cilacap

Sumutterkini.com, JAKARTA Banjir dan tanah longsor melanda wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Senin (5/2/2024) sore.

Peristiwa tersebut diawali hujan dengan intensitas tinggi selama kurang lebih dua jam, hingga debit air Sungai Cilopadang meluap ke pemukiman warga sekitar pukul 16.00 WIB, sedangkan longsor terjadi di beberapa titik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan, wilayah terdampak berada pada sejumlah desa di dua kecamatan, yaitu Desa Cijati dan Rejodadi di Kecamatan Cimanggu, serta Desa Cikopadang dan Padang Jaya di Kecamatan Majenang.

Data yang diterima Pusat Pengendalian Operasi BNPB pada Selasa (6/2/2024), pukul 08.20 WIB menyebutkan 157 KK di empat desa terdampak.

“Sedangkan kerugian, sebanyak 157 rumah terendam dengan tinggi muka air antara 40-60 cm,” katanya.

Baca Juga  600 Rumah di Kecamatan Kuala Terendam Banjir, Tinggi Air Hingga 2 Meter Karena Dua Sungai Meluap

Sementara itu berdasarkan pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, terjadi penurunan tinggi muka air di sebagian wilayah pada pagi ini, Selasa (6/2/2024).

Selain itu, tanah longsor merenggut nyawa satu orang warga. Terdapat satu orang warga yang dikabarkan berada di dalam rumah dan tertimbun material longsor.

“Para petugas masih melakukan upaya pencarian korban. Tak hanya berdampak pada rumah warga, beberapa akses jalan pun tidak dapat dilintasi akibat tertutup longsor,” jelasnya.

Muhari menyebutkan, BPBD Kabupaten Cilacap bersama tim gabungan telah menuju lokasi untuk melakukan kaji cepat, berkoordinasi dengan pihak terkait dan melakukan penanganan darurat. Upaya tersebut sempat terhalang dengan adanya pohon tumbang dan material longsor yang menutup akses jalan.

“Di samping pencarian korban, petugas gabungan juga memprioritaskan pada pembukaan jalur yang masih tertutup longsoran,” pungkasnya.

(cw2/Sumutterkini.com)

Penulis : Cw2

Editor : Winata

Berita Terkait

Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak Menuntut Keseriusan Semua Pihak
Mayat Terbungkus Kain dan Lakban di Hotel Cianjur, Polisi Amankan 10 Lembar Uang Singapura
Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Sigra Tabrak Pohon dan 1 Orang Tewas
210.944 Tiket KA untuk H-3 Lebaran 2024 Laku Terjual
Yusril : Hak Angket Dugaan Kecurangan Pemilu Bisa Berujung Kekacauan
Farid Pemilik Wajah Mirip Gibran Rakabuming Viral, Sehari-hari Jual Baju
Sempat Pingsan di TPS, Ade Lestari PTPS di Kota Binjai Meninggal Dunia
Akibat Angin Puting Beliung di Kabupaten Bandung Sebabkan 493 Rumah Rusak

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 19:28 WIB

Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak Menuntut Keseriusan Semua Pihak

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:51 WIB

Mayat Terbungkus Kain dan Lakban di Hotel Cianjur, Polisi Amankan 10 Lembar Uang Singapura

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:44 WIB

Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Sigra Tabrak Pohon dan 1 Orang Tewas

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:15 WIB

210.944 Tiket KA untuk H-3 Lebaran 2024 Laku Terjual

Jumat, 23 Februari 2024 - 17:42 WIB

Yusril : Hak Angket Dugaan Kecurangan Pemilu Bisa Berujung Kekacauan

Jumat, 23 Februari 2024 - 17:35 WIB

Farid Pemilik Wajah Mirip Gibran Rakabuming Viral, Sehari-hari Jual Baju

Jumat, 23 Februari 2024 - 17:20 WIB

Sempat Pingsan di TPS, Ade Lestari PTPS di Kota Binjai Meninggal Dunia

Jumat, 23 Februari 2024 - 10:32 WIB

Akibat Angin Puting Beliung di Kabupaten Bandung Sebabkan 493 Rumah Rusak

Berita Terbaru