Balita di Sidoarjo Jadi Korban Pencabulan, Pelaku Ayah Kandung Sendiri

- Wartawan

Selasa, 23 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pencabulan.

Ilustrasi pencabulan.

Sumutterkini.com, SURABAYABalita berusia 3 tahun di Sidoarjo, Jawa Timur, diduga menjadi korban pencabulan. Pelakunya adalah MHY (25), ayahnya sendiri.

MHY ditangkap di rumahnya di Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, pada Minggu (21/1/2024) malam dan sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polresta Sidoarjo.

“Setelah penyidik mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti, MHY ditetapkan tersangka. Namun dia belum juga mengakui perbuatannya,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombespol Christian Tobing dalam keterangannya, Senin (22/1/2024) dikutip dari Kompas.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban adalah putri pertama tersangka. Sejak beberapa bulan terakhir, tersangka bercerai dan pisah rumah dengan istrinya.

Aksi pencabulan dilakukan pada 13 Oktober 2023. Saat itu, korban dijemput dari rumah ibunya diajak ke rumahnya.

“Setelah dijemput korban diajak jalan-jalan dan jajan, setelah itu korban tidur di rumah tersangka. Saat itulah aksi pencabulan dilakukan,” terang Christian.

Baca Juga  Dikunjungi Ribuan Ibu-ibu Asal Kuningan, Dedi Mulyadi Optimistis Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran

Tersangka mewanti-wanti kepada korban agar apa yang dilakukan tidak diberitahu ke ibunya. Keesokan harinya, korban diantar pulang ke rumah ibunya. Lalu sang ibu mengajak korban jalan-jalan. Saat korban diantar untuk buang air kecil, korban menangis kesakitan.

Sang ibu menanyakan dan korban menyampaikan apa yang dialami. Sang ibu juga memeriksakan anaknya ke dokter. Sang ibu pun melapor ke Polresta Sidoarjo. Setelah dilakukan penyidikan, sang ayah pun ditangkap.

Tersangka dijerat dengan Pasal 81 ayat (3) UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2022 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman penjara minimal 5 tahun dan denda Rp 5 miliar. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

Mayat Perempuan Terbungkus Selimut di Banjar Ditemukan dengan Kondisi Kedua Tangan Terikat
Motif Pembunuhan Guru SD di Lampung, Pelaku Cemburu dan Kesal Tanggal Pernikahan Diubah
Gerak Cepat, Polres Sergai Amankan Mesin Judi Tembak Ikan
Seorang Ibu di Bali Jadi Korban Jambret Saat Sembahyang Galungan, Pelaku Diamuk Massa
Lima Kali Curi Pakaian Dalam Wanita, Pria di Ponorogo Dihajar Massa lalu Ditangkap Polisi
Kronologi Pasutri di Bengkulu Dibacok Saat Tagih Utang Rp 60 Juta, Pelaku Serang Pakai Parang
7 Fakta Kasus Santri di Kediri Tewas Dianiaya, Sempat Minta Dijemput
Mogok di Tengah Rel, Satu Unit Truk Ditabrak Kereta Api, Penumpang KA Sempat Terpental

Berita Terkait

Sabtu, 2 Maret 2024 - 12:33 WIB

Mayat Perempuan Terbungkus Selimut di Banjar Ditemukan dengan Kondisi Kedua Tangan Terikat

Jumat, 1 Maret 2024 - 18:22 WIB

Motif Pembunuhan Guru SD di Lampung, Pelaku Cemburu dan Kesal Tanggal Pernikahan Diubah

Kamis, 29 Februari 2024 - 20:15 WIB

Gerak Cepat, Polres Sergai Amankan Mesin Judi Tembak Ikan

Rabu, 28 Februari 2024 - 23:08 WIB

Seorang Ibu di Bali Jadi Korban Jambret Saat Sembahyang Galungan, Pelaku Diamuk Massa

Rabu, 28 Februari 2024 - 23:02 WIB

Lima Kali Curi Pakaian Dalam Wanita, Pria di Ponorogo Dihajar Massa lalu Ditangkap Polisi

Rabu, 28 Februari 2024 - 22:51 WIB

Kronologi Pasutri di Bengkulu Dibacok Saat Tagih Utang Rp 60 Juta, Pelaku Serang Pakai Parang

Rabu, 28 Februari 2024 - 19:51 WIB

7 Fakta Kasus Santri di Kediri Tewas Dianiaya, Sempat Minta Dijemput

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:12 WIB

Mogok di Tengah Rel, Satu Unit Truk Ditabrak Kereta Api, Penumpang KA Sempat Terpental

Berita Terbaru

Bagaimana Peluang Kursi DPR dan Caleg di Dapil Sumut I?. (Foto: istimewa)

Nasional

Bagaimana Peluang Kursi DPR dan Caleg di Dapil Sumut I?

Sabtu, 2 Mar 2024 - 20:37 WIB