Baku Tembak di Perbatasan Myanmar-Bangladesh, Penjaga Lari Cari Perlindungan

- Wartawan

Minggu, 4 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tembak.

Ilustrasi tembak.

Sumutterkini.com, TUMBRU – Baku tembak terjadi di perbatasan Myanmar-Bangladesh pada Minggu (4/2/2024), mengakibatkan penjaga melarikan diri untuk mencari perlindungan. Dikutip dari kantor berita AFP, sejumlah warga ketakutan karena peluru melintasi perbatasan dan petugas medis langsung merawat korban yang terluka.

Badan bantuan yaitu Doctors Without Borders (MSF) mengatakan, petugas medisnya di Cox’s Bazar menerima sejumlah besar pasien setelah terjadi pertempuran di perbatasan Bangladesh-Myanmar.

MSF pada Minggu malam mengungkapkan, 17 pasien dirawat di Rumah Sakit Kutupalong, tetapi tidak ada rincian kewarganegaraan atau keparahan luka mereka. Menteri Dalam Negeri Bangladesh Asaduzzaman Khan menyebutkan, setidaknya 14 petugas perbatasan dari negara bagian Rakhine yang bergejolak di Myanmar memasuki wilayahnya untuk berlindung setelah serangan pemberontak Tentara Arakan (AA).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, stasiun televisi swasta Bangladesh Channel 24 melaporkan, jumlah penjaga lebih banyak dan sedikitnya 66 petugas mencari perlindungan, termasuk sepuluh orang yang mengalami luka tembak.

Baca Juga  Korban Pengeroyokan jadi Tersangka di Polsek Medan Kota, Kuasa Hukum Akan Prapid

“Tentara Arakan merebut banyak wilayah di negara bagian Rakhine satu demi satu,” kata Khan kepada wartawan di Dhaka.

“Menurut informasi kami, mereka bergerak maju,” lanjutnya, dikutip dari kantor berita AFP.

Sebagian wilayah Myanmar di dekat perbatasan sepanjang 270 kilometer dengan Bangladesh—serta negara tetangga yakni India di utara—sering dilanda bentrokan sejak November 2023. Pertempuran bermula ketika kelompok AA mengakhiri gencatan senjata yang banyak dilaksanakan sejak kudeta Myanmar 2021.

Pada Oktober 2023, aliansi yang terdiri dari kelompok AA dan etnis minoritas lainnya melancarkan serangan gabungan di seluruh Myanmar utara, merebut pusat perdagangan penting di perbatasan China.

Bulan lalu, aliansi tersebut mengumumkan gencatan senjata yang dimediasi China, tetapi tidak berlaku di wilayah dekat perbatasan Bangladesh dan India sehingga pertempuran terus berlanjut. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

Iran Tuntut Israel Dikeluarkan dari PBB
Usai Didiagnosis Kanker, Raja Charles Sampaikan Pernyataan Perdananya
Warga Indonesia di Jepang Lakukan Pencoblosan Hari Ini
Menkes Dorong Dunia Percepat Penyediaan Vaksin TBC Baru
Kisah Kecelakaan Mobil yang Dialami The Beatles Saat Awal Karir Jadi Mantra Kesuksesan
Polisi Masukan Aktivis Perempuan Pro Demokrasi Hong Kong Agnes Chow Sebagai DPO
Mantan Pejabat Trump Tewas Ditembak Kepalanya
Traveler Wanita Diciduk Petugas Bandara karena Selundupkan Ratusan Katak Beracun Harlequin

Berita Terkait

Minggu, 11 Februari 2024 - 22:57 WIB

Iran Tuntut Israel Dikeluarkan dari PBB

Minggu, 11 Februari 2024 - 17:37 WIB

Usai Didiagnosis Kanker, Raja Charles Sampaikan Pernyataan Perdananya

Minggu, 11 Februari 2024 - 11:45 WIB

Warga Indonesia di Jepang Lakukan Pencoblosan Hari Ini

Minggu, 11 Februari 2024 - 10:00 WIB

Menkes Dorong Dunia Percepat Penyediaan Vaksin TBC Baru

Jumat, 9 Februari 2024 - 20:51 WIB

Kisah Kecelakaan Mobil yang Dialami The Beatles Saat Awal Karir Jadi Mantra Kesuksesan

Rabu, 7 Februari 2024 - 22:10 WIB

Polisi Masukan Aktivis Perempuan Pro Demokrasi Hong Kong Agnes Chow Sebagai DPO

Senin, 5 Februari 2024 - 19:39 WIB

Mantan Pejabat Trump Tewas Ditembak Kepalanya

Minggu, 4 Februari 2024 - 23:44 WIB

Baku Tembak di Perbatasan Myanmar-Bangladesh, Penjaga Lari Cari Perlindungan

Berita Terbaru

Pengembangan Desa Wisata Jangan Abaikan Kearifan Lokal. (Foto: istimewa)

Wisata

Pengembangan Desa Wisata Jangan Abaikan Kearifan Lokal

Kamis, 22 Feb 2024 - 20:11 WIB

Hasanal Mulkan, kuasa hukum dua Caleg di Empat Lawang yang mengaku bahwa adanya jual beli surat suara di TPS saat Pemilu. Temuan itupun kini sudah dilaporkan ke Bawaslu Sumatera Selatan.(KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA)

Nasional

2 Caleg Laporkan Dugaan Adanya Jual Beli Suara di Sumsel

Kamis, 22 Feb 2024 - 19:51 WIB

IKRAR SETIA NKRI- Hamrudin, narapidana terorisme (napiter) (tengah) saat mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bersama dua napiter lainnya, Bustar bin Tahang, dan Riza Bagus Melian di Lapas Kelas I Madiun, Kota Madiun, Jawa Timur, Kamis (22/2/2024).(KOMPAS.com/MUHLIS AL ALAWI)

Nasional

Tangis Napi Terorisme Saat Ikrar Setia NKRI di Lapas Madiun

Kamis, 22 Feb 2024 - 19:45 WIB