ASN di Cianjur Di-OTT Bawaslu, Barang Buktinya Puluhan Amplop Berisi Uang

- Wartawan

Selasa, 13 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisioner Bawaslu Cianjur Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Yana Sopyan(KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN)

Komisioner Bawaslu Cianjur Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Yana Sopyan(KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN)

Sumutterkini.com, CIANJURBadan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mengungkap sejumlah barang bukti yang disita dalam operasi tangkap tangan (OTT) dugaan politik uang Pemilu 2024.

Komisioner Bawaslu Cianjur Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Yana Sopyan mengemukakan, barang bukti tersebut di antaranya 29 amplop putih berisi uang Rp 30.000, spesimen atau contoh surat suara salah satu calon legislatif kabupaten, dan daftar nama.

“Diduga itu merupakan data pemilih potensial dari caleg bersangkutan yang terbagi di tujuh desa,” kata Yana kepada wartawan di Kantor Bawaslu Cianjur, dilansir Kompas.com, Selasa (13/2/2024) petang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara uang tunai yang disita, menurut Yana, sedianya akan dibagikan kepada para calon pemilih tersebut.

“Jadi, belum sampai ke tangan pemilih. Rencananya untuk dibagikan di lingkungan sekitar,” ujar dia.

Identitas pelaku

Yana mengungkapkan, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga terlibat dalam praktik politik uang tersebut bertugas di lingkungan kantor Kecamatan Karangtengah.

Baca Juga  Gempa M 4,8 di Sumedang, Warga Rasakan Guncangan Kencang 15 Detik

“Jabatannya sebagai Kasie Kesra, dan yang bersangkutan ini sebagai relawan yang ditugaskan untuk pemenangan salah satu calon,” kata dia.

“Pengakuan yang bersangkutan, itu atas inisiatif sendiri dan uangnya milik pribadi,” Yana menambahkan.

Kendati begitu, Bawaslu Cianjur terus melakukan pendalaman dan pengembangan kasus dugaan pidana pemilu ini untuk memastikan fakta-fakta hukumnya.

“Terlebih, selain satu amplop itu yang diamankan, juga ada dua amplop yang sudah dibuka,” ujar Yana.

Sebelumnya, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat terjaring operasi tangkap tangan (OTT) politik uang di masa tenang pemilu 2024.

Informasi yang diperoleh, pelaku diamankan Tim Satgas Money Politics Bareskrim Polri di kediamannya di wilayah Kecamatan Karangtengah, Cianjur, Senin (12/2/2024) malam.

Polisi menyita sejumlah uang yang diduga akan digunakan untuk kepentingan pemenangan salah satu peserta pemilu. Sementara Bupati Cianjur Herman Suherman menyampaikan keprihatinannya atas kasus yang menimpa anak buahnya itu. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

Mayat Perempuan Terbungkus Selimut di Banjar Ditemukan dengan Kondisi Kedua Tangan Terikat
Motif Pembunuhan Guru SD di Lampung, Pelaku Cemburu dan Kesal Tanggal Pernikahan Diubah
Gerak Cepat, Polres Sergai Amankan Mesin Judi Tembak Ikan
Seorang Ibu di Bali Jadi Korban Jambret Saat Sembahyang Galungan, Pelaku Diamuk Massa
Lima Kali Curi Pakaian Dalam Wanita, Pria di Ponorogo Dihajar Massa lalu Ditangkap Polisi
Kronologi Pasutri di Bengkulu Dibacok Saat Tagih Utang Rp 60 Juta, Pelaku Serang Pakai Parang
7 Fakta Kasus Santri di Kediri Tewas Dianiaya, Sempat Minta Dijemput
Mogok di Tengah Rel, Satu Unit Truk Ditabrak Kereta Api, Penumpang KA Sempat Terpental

Berita Terkait

Sabtu, 2 Maret 2024 - 12:33 WIB

Mayat Perempuan Terbungkus Selimut di Banjar Ditemukan dengan Kondisi Kedua Tangan Terikat

Jumat, 1 Maret 2024 - 18:22 WIB

Motif Pembunuhan Guru SD di Lampung, Pelaku Cemburu dan Kesal Tanggal Pernikahan Diubah

Kamis, 29 Februari 2024 - 20:15 WIB

Gerak Cepat, Polres Sergai Amankan Mesin Judi Tembak Ikan

Rabu, 28 Februari 2024 - 23:08 WIB

Seorang Ibu di Bali Jadi Korban Jambret Saat Sembahyang Galungan, Pelaku Diamuk Massa

Rabu, 28 Februari 2024 - 23:02 WIB

Lima Kali Curi Pakaian Dalam Wanita, Pria di Ponorogo Dihajar Massa lalu Ditangkap Polisi

Rabu, 28 Februari 2024 - 22:51 WIB

Kronologi Pasutri di Bengkulu Dibacok Saat Tagih Utang Rp 60 Juta, Pelaku Serang Pakai Parang

Rabu, 28 Februari 2024 - 19:51 WIB

7 Fakta Kasus Santri di Kediri Tewas Dianiaya, Sempat Minta Dijemput

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:12 WIB

Mogok di Tengah Rel, Satu Unit Truk Ditabrak Kereta Api, Penumpang KA Sempat Terpental

Berita Terbaru

Politik

Hasil Hak Angket Pemilu 2024 Tidak Bisa Jadi Bukti di MK

Minggu, 3 Mar 2024 - 16:01 WIB