Ajak Penggiat Media Sukseskan Pemilu 2024, Pj Gubsu: Hindari Sensasionalisme yang Dapat Memicu Konflik

- Wartawan

Jumat, 26 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ajak Penggiat Media Sukseskan Pemilu 2024, Pj Gubsu: Hindari Sensasionalisme yang Dapat Memicu Konflik. (Foto: istimewa)

Ajak Penggiat Media Sukseskan Pemilu 2024, Pj Gubsu: Hindari Sensasionalisme yang Dapat Memicu Konflik. (Foto: istimewa)

Ajak Penggiat Media Sukseskan Pemilu 2024, Pj Gubsu: Hindari Sensasionalisme yang Dapat Memicu Konflik

Sumutterkini.com, MEDAN Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Hassanudin berharap penggiat media berperan untuk menyukseskan pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024.

Dia menyampaikan, hal itu dilakukan, dengan mengedepankan liputan yang berimbang dan objektif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mengingat luasnya wilayah Sumut dan banyaknya jumlah penduduk, dapat berpotensi terjadinya kerawanan,” katanya saat menjadi keynote speaker dialog ‘Kita Kawal Pemilu’, yang diselenggarakan Diskominfo Sumut, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubsu, Jumat (26/1/2024).

Adapun peserta dalam kegiatan itu terdiri dari jurnalis, penggiat media sosial (influencer) dan tenaga humas di sejumlah lembaga. Acara itu juga menampilkan narasumber, yakni Pengamat Politik yang juga Dekan FISIP Universitas Muhammadiyan Sumatera Utara (UMSU) Dr Arifin Saleh.

Lebih lanjut Hassanudin mengatakan, untuk menyukseskan Pemilu 2024 dibutuhkan peran berbagai pihak,  termasuk media dan penggiat media sosial. Karena itu, dia berharap, media mesti mengedepankan liputan yang berimbang dan objektif.

“Media mesti mengedepankan integritas dan profesionalisme. Hindari sensasionalisme yang dapat memicu konflik dan ketegangan,” jelasnya.

Hassanudin mengaku ingin menjadikan Pemilu sebagai momentum memperkuat pondasi kebangsaan Indonesia, untuk menjadi negara maju.

Menurutnya, jika Pemilu 2024 berjalan lancar, maka akan menghasilkan pemimpin eksekutif dan legislatif yang berkualitas. Namun sebaliknya, apabila Pemilu tidak terkelola dengan baik, maka ada potensi persatuan dan kesatuan akan renggang.

Untuk itu, Hassanudin mengajak mengantisipasi potensi tindakan provokatif dan fenomena disinformasi dapat dilakukan media. Pemprovsu, katanya, siap bersinergi dengan media dan penggiat sosial, dalam menyebarkan informasi yang akurat, valid dan terverifikasi.

Baca Juga  Catat Jadwal Pengumuman Tes PPS Pemilu 2024, Termasuk Informasi Rekrutmennya!

Hassanudin, menambahkan, bila tidak dikelola dengan baik, maka sangat mungkin akan terjadi kerawanan pada Pemilu 2024 di Sumut.

Karena, wilayah Sumut yang sangat luas, mencapai 72,9 km2, dengan jumlah 25 kabupaten dan delapan kota, 450 kecamatan, 693 kelurahan dan 5.417 desa. Sedangkan dari jumlah penduduk, Sumut berada di urutan ke empat, setelah Jabar, Jatim dan Jateng.

‘’Makanya, semua kita harus berperan agar Pemilu berjalan dengan lancar,’’ tandasnya.

Sementara itu, Pengamat Politik Dr Arifin Saleh mengungkapkan, saat ini sudah terjadi lonjakan pemberitaan hoax (berita bohong). Dia memperkirakan, berita-berita hoax akan semakin banyak, pada saat proses Pemilu memasuki masa tenang.

Arifin menyampaikan, data dari Kementerian Kominfo, sampai tanggal 2 januari 2024 ada 2.882 konten yang berisikan berita hoax. Jumlah ini meningkat pesat dari data tahun 2023, di mana sampai Desember 2023 hanya ditemukan 189 isu hoax.

‘’Dan pada masa tenang nanti, diperkirakan berita hoax akan semakin bermunculan. Terutama di facebook,’’ katanya.

Arifin menyatakan, ada berbagai dampak hoax pada Pemilu. Mulai dari mengaburkan realitas, membingungkan masyarakat, membodohi masyarakat, menghancurkan generasi muda, memicu konflik sosial, salah pilih anggota dewan, dan salah pilih presiden.

Untuk itu, ada beberapa cara melawan dan menghindari hoax. Di antaranya, seseorang yang menerima berita dari media sosial, tidak langsung menyebarkan informasi tersebut.

“Sebaiknya, kita memeriksa dahulu kebenaran informasi, dengan memeriksa sumber informasi resmi, dan mempelajari lebih dulu apakah informasi tersebut bermanfaat jika disebarkan,” ajaknya.

“Semua pihak, media, instansi pemerintahanOrmas, LSM harus turun tangan mendorong pendidikan digital. Pemerintah harus melibatkan wartawan dan pengelola media dalam pendidikan politik pada masyarakat,” pungkasnya.

(Cw1/Sumutterkini.com)

Berita Terkait

Tapteng Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 4,7, Ini Penjelasan BMKG
Besok, KPU Binjai Rekapitulasi Perolehan Suara Tingkat Kota
Dua Guru di SMPN 1 Stabat yang Lulus PPPK Diduga ‘Siluman’ Tak Pernah Masuk Sekolah Sejak Tahun 2021
Pelaku Begal di Kota Binjai Hanya Divonis 1 Tahun Penjara, Jauh dari Tuntutan JPU
Bandara Kualanamu Siap Sambut Event F1H2O Powerboat 2024
Rekapitulasi Perolehan Suara di Tingkat Kabupaten Diskors Hingga 6 Jam, Ini Respon KPU Langkat
Polisi Selidiki Gerombolan Geng Motor yang Serang Warga dan Bacok Empat Remaja di Langkat
Powerboat Danau Toba 2024 Ditarget Sedot 30-50 Ribu Wisatawan Lokal, 1.170 Personel Gabungan Dikerahkan untuk Pengamanan

Berita Terkait

Sabtu, 2 Maret 2024 - 11:00 WIB

Tapteng Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 4,7, Ini Penjelasan BMKG

Jumat, 1 Maret 2024 - 17:52 WIB

Besok, KPU Binjai Rekapitulasi Perolehan Suara Tingkat Kota

Jumat, 1 Maret 2024 - 17:47 WIB

Dua Guru di SMPN 1 Stabat yang Lulus PPPK Diduga ‘Siluman’ Tak Pernah Masuk Sekolah Sejak Tahun 2021

Kamis, 29 Februari 2024 - 21:34 WIB

Pelaku Begal di Kota Binjai Hanya Divonis 1 Tahun Penjara, Jauh dari Tuntutan JPU

Rabu, 28 Februari 2024 - 18:58 WIB

Bandara Kualanamu Siap Sambut Event F1H2O Powerboat 2024

Rabu, 28 Februari 2024 - 18:48 WIB

Rekapitulasi Perolehan Suara di Tingkat Kabupaten Diskors Hingga 6 Jam, Ini Respon KPU Langkat

Rabu, 28 Februari 2024 - 18:40 WIB

Polisi Selidiki Gerombolan Geng Motor yang Serang Warga dan Bacok Empat Remaja di Langkat

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:59 WIB

Powerboat Danau Toba 2024 Ditarget Sedot 30-50 Ribu Wisatawan Lokal, 1.170 Personel Gabungan Dikerahkan untuk Pengamanan

Berita Terbaru

Politik

Hasil Hak Angket Pemilu 2024 Tidak Bisa Jadi Bukti di MK

Minggu, 3 Mar 2024 - 16:01 WIB

Ketua MPR Dorong Notaris untuk Terapkan Cyber Notary. (Foto: istimewa)

Teknologi

Ketua MPR Dorong Notaris untuk Terapkan Cyber Notary

Minggu, 3 Mar 2024 - 09:55 WIB