Adik Bacok Kakak di Kampar Gegara Tanah Orangtua Dijual Diam-diam

- Wartawan

Minggu, 5 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pembacokan.

Ilustrasi Pembacokan.

Sumutterkini.com, RIAU – Seorang pria berinisial ZH (37) ditangkap polisi karena menganiaya kakak kandungnya, Zoni Rahardisi (43), di Desa Kotagaro, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, Riau.

Korban mengalami sejumlah luka akibat dibacok dengan menggunakan parang.

Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja mengatakan,pelaku menganiaya korban karena sakit hati tanah orangtua dijual tanpa sepengetahuannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelaku dan korban merupakan kakak beradik kandung. Pelaku mengaku sakit hati, karena korban menjual tanah orangtuanya tanpa sepengetahuan pelaku,” ungkap Ronald dilansir Kompas.com, Minggu (5/5/2024).

Peristiwa pembacokan itu terjadi pada Jumat (3/5/2024), sekitar pukul 19.20 WIB.

Saat itu, korban sedang berada di rumah orangtuanya di Desa Kotagaro. Tiba-tiba ZH datang membawa sebilah parang. Pelaku lalu mengayunkan parang ke kakak kandungnya sampai menyebabkan korban terluka dan roboh.

Baca Juga  Bantu Evakuasi Warga Gaza, Prabowo Sebut Diperintah Jokowi

“Melihat korban roboh, tersangka terus membacok korban yang mengenai paha sebelah kanan, betis sebelah kiri serta tangan kanan terkena sabetan saat menangkis parang pelaku,” kata Ronald.

Polisi yang mendapat laporan, langsung menuju lokasi kejadian. Setelah menerima laporan dari korban, anggota Unit Reskrim Polsek Tapung Hilir melakukan penyelidikan.

“Pada pukul 20.30 WIB, pelaku berhasil ditangkap. Saat dilakukan interogasi, pelaku mengakui perbuatannya,” ujar Ronald.

Pelaku dibawa ke Mapolsek Tapung Hilir dengan barang bukti satu bilah parang, satu unit sepeda motor dan satu helai celana pendek warna putih.

Pelaku dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. Ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

Sempat Kehilangan Jejak, Akhirnya 3 Pengedar Sabu di Kota Binjai Diringkus Polisi
Seorang WNA Diburu Imigrasi Karena Hipnotis dan Gasak Uang Warga di Pemalang
Ketika Melakukan Aksi Kedua, Pelaku Pelecehan Payudara di Sleman Tertangkap
Polisi Sebut Pabrik Narkoba di Kota Malang Dikendalikan Warga Malaysia, Dipandu lewat Zoom
Polisi Akhirnya Tangkap Tersangka yang Cabuli Anak 9 Tahun di Langkat
Gegara Kunci Rumah, Suami Bakar Istri di Tangerang
Aniaya Istri Hingga Tewas di Pulogadung, Ternyata Suaminya Pegawai KAI
UPTD PPA Pemkab Langkat Beberkan Kejiwaan Anak 9 Tahun yang Diduga Dicabuli Tetangga

Berita Terkait

Jumat, 12 Juli 2024 - 21:13 WIB

Sempat Kehilangan Jejak, Akhirnya 3 Pengedar Sabu di Kota Binjai Diringkus Polisi

Kamis, 4 Juli 2024 - 23:36 WIB

Seorang WNA Diburu Imigrasi Karena Hipnotis dan Gasak Uang Warga di Pemalang

Rabu, 3 Juli 2024 - 23:00 WIB

Ketika Melakukan Aksi Kedua, Pelaku Pelecehan Payudara di Sleman Tertangkap

Rabu, 3 Juli 2024 - 22:34 WIB

Polisi Sebut Pabrik Narkoba di Kota Malang Dikendalikan Warga Malaysia, Dipandu lewat Zoom

Rabu, 3 Juli 2024 - 21:50 WIB

Polisi Akhirnya Tangkap Tersangka yang Cabuli Anak 9 Tahun di Langkat

Senin, 1 Juli 2024 - 23:24 WIB

Gegara Kunci Rumah, Suami Bakar Istri di Tangerang

Senin, 1 Juli 2024 - 23:15 WIB

Aniaya Istri Hingga Tewas di Pulogadung, Ternyata Suaminya Pegawai KAI

Minggu, 30 Juni 2024 - 11:23 WIB

UPTD PPA Pemkab Langkat Beberkan Kejiwaan Anak 9 Tahun yang Diduga Dicabuli Tetangga

Berita Terbaru