9 Desa di Kabupaten Demak Tunda Pemungutan Suara Pemilu 2024

- Wartawan

Senin, 12 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KPU Kabupaten Demak, Siti Ulfaati saat meninjau lokasi terdampak banjir Desa Wonoketingal, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Minggu (11/2/2024). (KOMPAS.COM/NUR ZAIDI(KOMPAS.COM/NUR ZAIDI)

Ketua KPU Kabupaten Demak, Siti Ulfaati saat meninjau lokasi terdampak banjir Desa Wonoketingal, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Minggu (11/2/2024). (KOMPAS.COM/NUR ZAIDI(KOMPAS.COM/NUR ZAIDI)

Sumutterkini.com, JATENG – Pemungutan suara Pemilu 2024 di sembilan desa yang masuk wilayah Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah (Jateng), terpaksa ditunda.

Sembilan desa itu yakni Wonoketingal, Cangkringrembang, Cangkring, Undaan Kidul, Undaan Lor, Ngemplikwetan, Wonorejo, Karanganyar, dan Ketanjung.

Proses pemungutan dan penghitungan suara tidak mungkin dilakukan pada Rabu (14/2/2024) lantaran dampak banjir yang menerjang kesembilan desa tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga dari sembilan desa itu kini masih mengungsi ke berbagai wilayah, termasuk ke Kabupaten Kudus, Jateng.

“Posisi mereka (warga kesembilan desa) itu tercerai berai,” kata Ketua KPU Kabupaten Demak, Siti Ulfaati, Senin (12/2/2024), dikutip dari TribunJateng.com.

“Kalau dari data kami, ada 108 TPS dan sekitar 26.000 pemilih yang terdampak banjir,” sambungnya.

Baca Juga  Kompolnas: Bentuk Netralitas Polri Memberi Dukungan ke KPU dan Bawaslu

Siti mengaku, pihaknya kini telah berkoordinasi dengan KPU Jateng, pemerintah kabupaten (Pemkab), serta saksi dari tiap pasangan calon (Paslon), untuk menunda pemungutan suara di kesembilan desa tersebut.

“Saat ini kotak pemilihan masih di KPU Kabupaten Demak, kami belum berani menurunkan ke tingkat kecamatan,” ujar Siti. “Mengingat banjirnya mencapai lebih dari 1 meter, jadi tidak memungkinkan kami letakkan di sana,” jelasnya.

Terkait jadwal pengganti, dia mengungkapkan, pihaknya belum bisa memastikan lantaran masih harus melakukan pemetaan penyebaran pengungsi dari sembilan desa terdampak banjir.

“Kalau dari peraturan, paling lambat 10 hari yakni 24 Februari 2024,” ucap Siti. “Hanya ada 50 titik pengungsian, jadi kami harus berhitung dari 26.000 suara itu di mana saja, baru bisa ditetapkan jadwal,” pungkasnya. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak Menuntut Keseriusan Semua Pihak
Mayat Terbungkus Kain dan Lakban di Hotel Cianjur, Polisi Amankan 10 Lembar Uang Singapura
Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Sigra Tabrak Pohon dan 1 Orang Tewas
210.944 Tiket KA untuk H-3 Lebaran 2024 Laku Terjual
Yusril : Hak Angket Dugaan Kecurangan Pemilu Bisa Berujung Kekacauan
Farid Pemilik Wajah Mirip Gibran Rakabuming Viral, Sehari-hari Jual Baju
Sempat Pingsan di TPS, Ade Lestari PTPS di Kota Binjai Meninggal Dunia
Akibat Angin Puting Beliung di Kabupaten Bandung Sebabkan 493 Rumah Rusak

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 19:28 WIB

Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak Menuntut Keseriusan Semua Pihak

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:51 WIB

Mayat Terbungkus Kain dan Lakban di Hotel Cianjur, Polisi Amankan 10 Lembar Uang Singapura

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:44 WIB

Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Sigra Tabrak Pohon dan 1 Orang Tewas

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:15 WIB

210.944 Tiket KA untuk H-3 Lebaran 2024 Laku Terjual

Jumat, 23 Februari 2024 - 17:42 WIB

Yusril : Hak Angket Dugaan Kecurangan Pemilu Bisa Berujung Kekacauan

Jumat, 23 Februari 2024 - 17:35 WIB

Farid Pemilik Wajah Mirip Gibran Rakabuming Viral, Sehari-hari Jual Baju

Jumat, 23 Februari 2024 - 17:20 WIB

Sempat Pingsan di TPS, Ade Lestari PTPS di Kota Binjai Meninggal Dunia

Jumat, 23 Februari 2024 - 10:32 WIB

Akibat Angin Puting Beliung di Kabupaten Bandung Sebabkan 493 Rumah Rusak

Berita Terbaru