8 Korban Muncikari “Oma” Dipaksa Layani 128 Pria Hidung Belang Selama 3 Bulan

- Wartawan

Senin, 15 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

A alias Oma (52) dan D (13), dua tersangka yang menjual remaja di Bekasi berinisial A (15) lewat aplikasi kencan online di Pondok Gede, Kota Bekasi, diperlihatkan dalam jumpa pers di Mapolsek Metro Bekasi Kota, Senin (15/1/2024).(KOMPAS.com/FIRDA JANATI)

A alias Oma (52) dan D (13), dua tersangka yang menjual remaja di Bekasi berinisial A (15) lewat aplikasi kencan online di Pondok Gede, Kota Bekasi, diperlihatkan dalam jumpa pers di Mapolsek Metro Bekasi Kota, Senin (15/1/2024).(KOMPAS.com/FIRDA JANATI)

Sumutterkini.com, JAWA BARAT – Delapan korban muncikari A alias Oma (52) dipaksa melayani 128 pelanggan selama kurang lebih tiga bulan.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Muhammad Firdaus mengatakan, ratusan pelanggan itu dicari D (18) melalui aplikasi kencan online.

“Hasil pemeriksaannya selama lebih kurang tiga bulan tersangka D melakukan pencarian pelanggan sebanyak 128 tamu,” ujar Firdaus di Mapolres Metro Bekasi Kota, dikutip Kompas.com, Senin (15/1/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Firdaus menuturkan, tarif yang dipatok pelanggan mulai dari Rp 250.000 sampai Rp 300.000. D mendapat upah Rp 50.000.

Jika dikalkulasikan, D mendapat upah Rp 6,4 juta dari pelanggan dalam kurun waktu tiga bulan.

“Untuk korban mendapatkan upah setiap tamu yakni Rp 50.000. Selebihnya diserahkan ke tersangka A alias Oma dan D mendapatkan upah Rp 50.000 pertamunya,” tuturnya.

Firdaus mengatakan, dari delapan korban itu, dua di antaranya masih berstatus di bawah umur.

“Dua korban masih anak-anak, dan enam orang lainnya sudah dewasa,” ujar dia.

Dua tersangka dijerat Pasal 88 Jo 76i UU RI No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 12 Undang-Undang RI No 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang Jo Pasal 55 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Baca Juga  Reka Ulang Buktikan AG Beraksi Sendirian saat Curi Emas Kubah Masjid Rp 3 M

“Dua tersangka terancam 15 tahun penjara,” ujar Firdaus.

Sebelumnya polisi mengungkap cara kedua tersangka merekrut para korban, yakni dengan iming-iming liburan ke Bali dan mendapat pekerjaan.

Dalam menjalankan aksinya itu, keduanya berbagi peran. D sebagai perekrut korban untuk dijual ke pelanggan lewat aplikasi pesan singkat.

“Oma ini menampung dan menyediakan fasilitas tempat tinggal untuk korban serta laundry korban di Kost 28,” ujar Firdaus.

Firdaus menuturkan, Kost 28 merupakan milik seseorang yang saat ini diperiksa secara mendalam.

“Pemiliknya ini mengaku tidak tahu menahu terkait usaha yang dijalankan tersangka alias Oma,” tuturnya.

Kasus tindak pidana perdagangan orang ini terbongkar karena orangtua salah satu korban, yakni A (15), melapor ke Polres Metro Bekasi Kota pada Oktober 2023. (rsy/sumutterkini.com)

 

Berita Terkait

Polsek Teluk Mengkudu Ringkus Nuncep Pelaku Curanmor
Besok, Disdikbud Kota Medan Sembelih 91 Ekor Sapi
Respon Cepat, Kapolres Sergai Perintahkan Personel Tegas dan Tutup Tempat Perjudian
Polda Riau Tangkap Kapal Bermuatan 70 Ton Kayu Ilegal di Perairan Kepulauan Meranti
Gegara Kecelakaan Lalu Lintas Dua Kelompok Bentrok di Papua, 2 Orang Meninggal
Pria Asal Klambir V Diringkus Polisi di Pinggir Jalan Kota Binjai saat Bawa Sabu 52,14 gram
RSUP HAM Rawat Dua Jenazah Pasien Tanpa Identitas dan Keluarga
Nunggak Biaya Kamar, Tamu Hotel di Sergai Gelapkan Sepeda Motor

Berita Terkait

Senin, 17 Juni 2024 - 22:13 WIB

Polsek Teluk Mengkudu Ringkus Nuncep Pelaku Curanmor

Senin, 17 Juni 2024 - 19:47 WIB

Besok, Disdikbud Kota Medan Sembelih 91 Ekor Sapi

Minggu, 16 Juni 2024 - 10:26 WIB

Respon Cepat, Kapolres Sergai Perintahkan Personel Tegas dan Tutup Tempat Perjudian

Sabtu, 15 Juni 2024 - 22:56 WIB

Polda Riau Tangkap Kapal Bermuatan 70 Ton Kayu Ilegal di Perairan Kepulauan Meranti

Jumat, 14 Juni 2024 - 23:25 WIB

Gegara Kecelakaan Lalu Lintas Dua Kelompok Bentrok di Papua, 2 Orang Meninggal

Jumat, 14 Juni 2024 - 22:15 WIB

Pria Asal Klambir V Diringkus Polisi di Pinggir Jalan Kota Binjai saat Bawa Sabu 52,14 gram

Jumat, 14 Juni 2024 - 17:54 WIB

RSUP HAM Rawat Dua Jenazah Pasien Tanpa Identitas dan Keluarga

Jumat, 14 Juni 2024 - 16:22 WIB

Nunggak Biaya Kamar, Tamu Hotel di Sergai Gelapkan Sepeda Motor

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Naik Rp7.000 ke Rp1.349.000 Per Gram. (Foto: ilustrasi/web logam mulia)

Bisnis

Harga Emas Antam Naik Rp7.000 ke Rp1.349.000 Per Gram

Rabu, 19 Jun 2024 - 10:32 WIB