2 Perangkat Desa di Situbondo Ditangkap Polisi Usai Aniaya Warga

- Wartawan

Rabu, 7 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kedua pelaku pengeroyokan ditahan di Mapolres Situbondo pada Selasa (6/2/2024).(Dokumentasi Polres Situbondo)

Kedua pelaku pengeroyokan ditahan di Mapolres Situbondo pada Selasa (6/2/2024).(Dokumentasi Polres Situbondo)

Sumutterkini.com, JATIM – Sawali (30), warga Desa Curahkalak, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur, menjadi korban pengeroyokan oknum perangkat desa.

Kini, kedua pelaku yang merupakan bapak dan anak telah ditahan. Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Momon Suwito membenarkan peristiwa penganiayaan tersebut.

Korban babak belur dipukuli SN (59) dan FS (29). Keduanya adalah bapak dan anak yang merupakan perangkat desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya kedua pelaku sekarang ditahan di polres, si anak ini juga seorang perangkat desa,” kata Momon, dikutip Kompas.com, Rabu (7/2/2024).

Kejadian penganiayaan tersebut berawal saat ketiganya melintas di Jalan Raya Curahkalak, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo pada 1 Februari lalu. Korban membawa pikap dan kedua pelaku membawa sepeda motor.

Baca Juga  Hasil Indonesia Vs Jepang 1-3, Gol Semata Wayang Garuda Dicetak Sandy Walsh

“Pelaku dan korban ini ada cekcok akibat terjadi permasalahan saat berkendara, lalu dikejar oleh kedua pelaku dan dilakukan pemukulan,” katanya.

Kasus itu sempat ditangani Polsek Jangkar, kemudian dilimpahkan ke Polres Situbondo. Keduanya sudah ditetapkan tersangka dan terancam Pasal 170 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukumam 5 tahun penjara.

Barang bukti yang dilaporkan korban ke kepolisian sudah lengkap. Bukti visum lebam korban pemukulan sudah diberikan dan ada saksi hidup yakni istri dan anak korban yang ada di dalam mobil.

“Barang bukti sudah ada dan lengkap, Mas,” ucapnya. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

Berkas Perkara NW Tersangka Tipu Gelap Masuk Anggota TNI-Polri Dilimpahkan Polda Sumut ke Jaksa
Perjuangan Aiptu Yosep Tangkap Perampok Taksi Online di Bandung
Suami yang Bunuh dan Timbun Mayat Istri di Makassar Terancam Hukuman Mati
Pembunuhan Istri di Makassar Terbongkar Setelah 6 Tahun, Anak Diminta Berbohong
Curi Muatan Pakan Ternak dari Truk, Pelaku Pencurian Ala Bajing Loncat Dibekuk Polisi
Kronologi Warga Makasar Diserang Gerombolan Pemuda Pakai Celurit Hingga Kabur Lewat Kali
Jasad Wanita Ditimbun Suami Ditemukan Setelah 6 Tahun, Begini Kesaksian Penyewa Rumah TKP di Makassar
Korban Serangan Celurit di Jaktim Cuma Lecet, Para Pelaku Diburu

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 22:29 WIB

Berkas Perkara NW Tersangka Tipu Gelap Masuk Anggota TNI-Polri Dilimpahkan Polda Sumut ke Jaksa

Selasa, 16 April 2024 - 17:14 WIB

Perjuangan Aiptu Yosep Tangkap Perampok Taksi Online di Bandung

Selasa, 16 April 2024 - 16:56 WIB

Suami yang Bunuh dan Timbun Mayat Istri di Makassar Terancam Hukuman Mati

Minggu, 14 April 2024 - 23:02 WIB

Pembunuhan Istri di Makassar Terbongkar Setelah 6 Tahun, Anak Diminta Berbohong

Minggu, 14 April 2024 - 19:06 WIB

Curi Muatan Pakan Ternak dari Truk, Pelaku Pencurian Ala Bajing Loncat Dibekuk Polisi

Minggu, 14 April 2024 - 16:13 WIB

Kronologi Warga Makasar Diserang Gerombolan Pemuda Pakai Celurit Hingga Kabur Lewat Kali

Minggu, 14 April 2024 - 16:01 WIB

Jasad Wanita Ditimbun Suami Ditemukan Setelah 6 Tahun, Begini Kesaksian Penyewa Rumah TKP di Makassar

Sabtu, 13 April 2024 - 23:10 WIB

Korban Serangan Celurit di Jaktim Cuma Lecet, Para Pelaku Diburu

Berita Terbaru

BPJS: Banyak Anak Baru Lahir Belum Miliki NIK. (Foto: Nusantaraterkini.co)

Medan

BPJS: Banyak Anak Baru Lahir Belum Miliki NIK

Selasa, 16 Apr 2024 - 22:15 WIB

Hari Pertama Kerja, Pegawai RSU Haji Hadir 100 Persen. (Foto: istimewa)

Berita

Hari Pertama Kerja, Pegawai RSU Haji Hadir 100 Persen

Selasa, 16 Apr 2024 - 18:59 WIB