Kerja Cepat Terus Dilakukan JR Saragih

oleh

Sumutterkini.com- Hujan di Kabupaten Simalungun seakan tak pernah berhenti, akibatnya jalan lintas Nagori Damakitang, Kecamatan Silau Kahean, Kabupaten Simalungun menuju Tebing terputus longsor. Bupati Simalungun JR Saragih pun bekerja cepat guna membenahinya.

Bupati Simalungun JR Saragih langsung memerintahkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara segera memperbaiki jalan yang terputus tersebut.

Hasilnya, tak lebih dari delapan jam jalan lintas tersebut tertangani dan dapat dilalui untuk sementara waktu, meski bencana tersebut terbilang cukup berat.

“Dari tinjauan di lokasi, kerusakan akibat longsor mencapai 90 persen. Oleh karenanya, atas perintah Bupati Simalungun JR Saragih harus dikerjakan dengan waktu yang cepat,” ucap Mudahlam selaku kpelapa BPBD, ¬†saat ditemui di Pematang Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Rabu (31/5/2017).

Diakuinya, setelah melakukan survey maka tahap selanjutnya adalah melakukan penggambaran terlebih dahulu sehingga dengan mudah untuk diperbaiki.

“Tak itu saja, Surat pendukung juga harus dibuat,” paparnya lagi.

Dalam melakukan perbaikan, maka dibutuhkan waktu dua hingga tiga bulan hingga akhir tahapan penyelesaiannya. Apalagi, jalan tersebut kerap dilewati oleh kendaraan bertonase besar.

“Jalan sudah bisa dilalui namun sifatnya hanya sementara, karena bagi kami yang penting masyarakat bisa beraktifitas demi menghidupkan perekonomian di sana,” bebernya lagi.

Sementara itu, Bupati Simalungun JR Saragih mengatakan dalam memperbaiki jalan butuh keseriusan, apalagi kendaraan yang kerap melintas adalah bukan berbeban ringan.

“Setelah ditinjau, maka saya usulkan jalan di Nagori Damakitang akan dibuat jembatan sehingga bisa meminimalisir bencana longsor. Apalagi daerah sana kerap longsor, sehingga pertumbuhan masyarakat tak terhenti,” urainya.

Orang nomor satu di Kabupaten Simalungun ini mengatakan bila gerak cepat dalam kinerja semangat baru untuk Sumatera Utara ini merupakan bagian dari pelayanan untuk masyarakat.

“Selalu saya katakan bahwa saya bekerja untuk melayani masyarakat bukan merampok apa yang menjadi hak rakyat. Mengapa demikian? Karena saya dipilih oleh masyarakat dan saya bekerja bukan untuk diri saya sendiri,” tutupnya.

Seperti diketahui, akibat longsor yang terjadi membuat jalan lintas Nagori Damakitang, Kecamatan Silau Kahean, Kabupaten Simalungun menuju Tebing terputus. Bahkan, saat longsor terdapat satu unit mobil pick up berwarna hitam L 300 berplat nomor BK 1942 CA milik Agusmanto Purba warga Nagori Pardomuan Tongah, Kecamatan Silau Kahean amblas ke dalam akibat tanah longsor. (Sat)

(Visited 43 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *