H Ngogesa Langsung Kabulkan Permintaan Masyarakat Nelayan Langkat

oleh
Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH saat memberikan bantuan kepada masyarakat nelayan di Desa Beras Basah Kecamatan Pangkalan Susu Kabupaten Langkat, Senin (30/1). (Nda)

Langkat (matahari.co)
Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH yang hadir bersama rombongan ke daerah pesisir Desa Beras Basah Kecamatan Pangkalan Susu Langkat, Senin (30/1), mendapat permintaan langsung dari masyarakat pesisir.

Mak iyah, seorang warga Lingkungan X Desa Beras Basah mengutarakan permintaannya mewakili warga masyarakat setempat agar Pemerintah Kabupaten Langkat memperbaiki jalan di lingkungannya.

“Pak Bupati, Saya minta jalan di gang kami diperbaiki ya pak. Setiap datang air pasang pasti rumah kami terendam air,” ujar mak Iyah.

Mendengar langsung permintaan masyarakatnya, H Ngogesa Sitepu yang terpilih dua periode memimpin Kabupaten Langkat itu langsung memanggil Camatnya.

“Saya minta keluhan warga diselesaikan tahun ini juga,” ujar Ngogesa disambut sorak gembira dan tepuk tangan masyarakat Lingkungan X yang permintaannya langsung dikabulkan.

Ngogesa mengatakan bahwa Kepala Dinas Perikanan Langkat Subiyanto dipilihnya adalah orang pesisir.

“Saya memilih Kadis Perikanan dari orang pesisir agar bisa mengakomodir segala kebutuhan masyatakat pesisir,” ujar Ngogesa.

“Untuk itu, tolong pak kadis perhatikan kesejahteraan masyatakat nelayan. Tingkatkan perekonomian masyarakat. Pemerintah akan tetap mendukung program kesejahteraan masyarakat,” tegas Ngogesa.

Arsyad Ade saat menunjukkan kondisi jalan dan parit di Lingkungan X Desa Beras Basah Kecamatan Pangkalan Susu Langkat, Senin (30/1). (Nda)

Sementara, Arsyad Ade yang juga warga Lingkungan X Jalan Pelabuhan Desa Beras Basah kepada matahari.co mengatakan bahwa sangat senang menerima tanggapan langsung dari Bupati Ngogesa yang mengabulkan permintaan masyarakat terkait kondisi jalan di lingkungannya.

“Kita sangat senang mendengar ucapan pak bupati. Karena, air selalu masuk ke rumah warga klo air pasang,” ujar Ade.

Menurut Ade, masyarakat hanya meminta pemerintah meninggikan jalan 20cm. “Kami hanya minta kepada bupati agar menimpun 20cm aja ketatas agar tidak lagi air menenggelami rumah,” pungkasnya. (Nda)

(Visited 32 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *