Ditipu, Penuda Asal Banten Gagal Pulang Kampung

oleh
Anwar diruang SPK Polsek Patumbak
Medan (Matahari)
Sungguh malang nasib Anwar (30). Warga Kampong Kadebeung, Padegelang Banten ini, menjadi korban penipuan modus menolong membelikan tiket di Terminal Amplas, Senin (21/11) sekira pukul 06.30 WIB.
Alhasil, Anwar pun harus mengurungkan niatnya pulang ke kampung halamannya. Kepada wartawan di Polsek Patumbak, Anwar menceritakan, kejadian yang menimpanya itu bermula ketika dia meninggalkan barak penampungan pekerja di seputaran Medan Marelan.
“Jadi kutinggalkan kerjaanku di Marelan bang. Disana bangun rumah susun. Karena mandornya kabur, kutinggalkanlah kerjaannya. Kalau terus kerja, siapa yang menggaji kami. Jadi niatku mau pulang ke kampungku di Banten, uang di dompet cuma Rp500 ribu. Aku nekat aja,” tutur Anwar dengan wajah memelas.
Sesampainya di Terminal Amplas, sekira jam 06.30 wib, Anwar kemudian ditegur seseorang yang tak dikenalnya dan menawarkan bantuan untuk dibelikan tiket.
“Aku turun dari angkutan kota (angkot) bang, terus ada orang negur aku. Dibilangnya mau kemana bang? Kujawab mau ke Banten. Terus dibilangnya, ya udah ayo bang, kukawani abang beli tiket. Terus dia bilang lagi, untung aku jumpa sama dia. Karena banyak rampok bang. Percaya ajalah aku bang. Kuikutinlah dia,” beber Anwar menirukan ucapan si penipu tersebut.
Selanjutnya, Anwar disuruh si penipu itu untuk menunggunya di salah satu kedai kopi di Terminal Amplas. “Aku dibawa ke kedai kopi sama orang itu dan orang itu pamit mau belikan tiketku. Dimintanya semua uangku yang Rp500 ribu itu, ya kukasih aja. Habis itu, udah nggak balik-balik lagi dia,” sambung Anwar.
Lama menunggu, Anwar baru ngeh kalau sudah tertipu, ketika dia diberitahu si pemilik kedai kopi tempatnya menunggu si penipu tersebut.
“Habis itu datang yang jualan itu bang, ditanyalah, kenapa kau dek, katanya. Kuceritakan semuanya bang. Baru dibilangnya, aduh udah ketipu kau dek. Cobalah kau ngelapor ke Polsek, mana tau bisa dibantu kau, katanya bang. Makanya aku kemari (Polsek Patumbak),” terangnya lagi.
Mendapat saran itu, sekitar jam 08.00 wib, Anwar pun bergegas ke Polsek Patumbak untuk melaporkan kejadian yang dialaminya. “Ini udah bingunglah aku bang, mau kayak mana lagi. Duit udah habis bang. Rencana mau numpang-numpang mobil truk ekspedisi arah sana (Banten)-lah ini bang,” ucapnya.
Sementara Kanit Reskrim Polsek Patumbak, AKP Ferry Kusnadi mengaku, pihaknya sudah menerima laporan korban dan akan melakukan penyelidikan. “Sudah kita terima dan akan kita tindaklanjuti,” katanya. (Dedi)
(Visited 10 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *